Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Pemprov Kaltim Matangkan Kesiapan Lahan
    Diskominfo Kaltim

    Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Pemprov Kaltim Matangkan Kesiapan Lahan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 17, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak menyampaikan perkembangan terbaru terkait program pembangunan sekolah rakyat berasrama dari pemerintah pusat yang akan segera diluncurkan serentak pada 14 Juli 2025 mendatang. Peluncuran ini rencananya dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di 100 titik seluruh Indonesia.

    Andi mengungkapkan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk pembangunan 100 unit sekolah rakyat, masing-masing berkapasitas 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sekolah ini bersifat berasrama, di mana seluruh biaya hidup, pendidikan, sandang, pangan, dan papan ditanggung penuh oleh pemerintah pusat.

    “Ini adalah program besar dan terobosan yang sangat positif, terutama untuk wilayah-wilayah yang memiliki tantangan akses pendidikan. Seluruh kebutuhan peserta didik akan ditanggung pemerintah, dan perhitungannya sekitar Rp40 juta per siswa,” jelas Andi di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa, 17 Juni 2025.

    Namun, menurutnya, kendala utama yang masih dihadapi oleh Pemprov Kaltim saat ini adalah kesiapan lahan yang sesuai dengan standar teknis pembangunan dari Kementerian PUPR. Dari 100 unit yang dialokasikan secara nasional, Kaltim mendapat jatah 100 unit, dengan 63 di antaranya sudah memasuki tahap kontrak dan 37 unit lainnya masih dalam proses persiapan.

    “Kami berharap Dinas PUPR bisa mempercepat proses ini. Memang agak sulit karena mekanismenya melalui lelang, dan itu tentu membutuhkan waktu. Namun, harapannya, 37 unit yang masih tersisa bisa segera masuk proses kontrak dan pembangunan,” ujarnya.

    Lahan yang disiapkan untuk pembangunan ini harus memenuhi berbagai kriteria, seperti status tanah yang jelas dan bebas sengketa, serta siap bangun dengan kemiringan maksimal 10 derajat. Idealnya, lahan tersebut memiliki luas 8 hektare, namun minimal 6 hektare pun masih bisa dipertimbangkan.

    Andi menyebutkan bahwa sebelumnya Kaltim hanya mengusulkan penyediaan lahan, karena keterbatasan gedung milik pemerintah yang bisa digunakan langsung. Pemerintah pusat pun telah menyatakan komitmennya untuk membangun dari awal, sepanjang lahannya memenuhi syarat.

    “Di Kaltim, kita mencoba mendorong lokasi alternatif seperti di Bukit Biru. Sekarang juga sedang dilakukan survei terhadap lahan di sekitar SMA 16. Harapannya dalam dua bulan ke depan lahan tersebut bisa dinyatakan siap bangun sehingga pada September sudah bisa dikontrakkan,” ujarnya optimis.

    Sekolah rakyat ini menjadi proyek strategis nasional dengan konsep pendidikan inklusif dan pembinaan karakter secara menyeluruh. Pembangunannya menyasar daerah-daerah yang dinilai memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan namun memiliki kesiapan lahan secara teknis dan administratif.

    “Kalau sampai September lahan di SMA 16 bisa memenuhi syarat, maka besar kemungkinan pembangunan bisa segera dilakukan. Ini tentu menjadi peluang besar bagi anak-anak kita mendapatkan akses pendidikan berkualitas secara gratis,” pungkas Andi Muhammad Ishak.

    Program sekolah rakyat ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim dan daerah lain, sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, mandiri dan berkarakter.(Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    Andi Muhammad Ishak SMA 16 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Ratusan Warga Batu Timbau Kehilangan Tempat Tinggal, Bantuan Darurat Segera Digelontorkan

    Maret 29, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kritik soal minimnya sosialisasi program pendidikan gratis, pandangan berbeda disampaikan…

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.