Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Proyek Jalan ke Bandara APT Pranoto Tertunda, Subandi Singgung Efisiensi APBD Kaltim
    DPRD Kaltim

    Proyek Jalan ke Bandara APT Pranoto Tertunda, Subandi Singgung Efisiensi APBD Kaltim

    SittiBy SittiMei 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalimantan Timur, Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pembangunan jalan pendekat menuju Bandara APT Pranoto kembali mengalami penundaan. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Subandi mengungkapkan penundaan tersebut berkaitan langsung dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan dalam program prioritas Pemprov Kaltim.

    Saat ditemui usai rapat dengar pendapat bersama UPTD Wilayah II Dinas PUPR Pera di Gedung E DPRD Kaltim, Senin 19 Mei 2025, Subandi menjelaskan jalan yang dimaksud merupakan akses penting yang menghubungkan kawasan Bayur dan Batu Besaung menuju Bandara APT Pranoto Samarinda.

    “Pembebasan lahannya sudah selesai. Rencana awal, tahun 2026 sudah bisa dilalui kendaraan. Tapi karena ada efisiensi dan penyesuaian program prioritas, akhirnya pembangunan jalan itu dipending,” ucap Subandi.

    Menurutnya, proyek tersebut seharusnya menjadi salah satu solusi utama untuk mengurai kemacetan menuju Bandara APT Pranoto, khususnya saat musim hujan dan ketika arus kendaraan meningkat. Jalur alternatif tersebut dinilai strategis dalam mendukung konektivitas transportasi udara dari dan ke Kota Samarinda.

    Tak hanya soal jalan menuju bandara, Subandi juga menyoroti minimnya anggaran dan peralatan yang dimiliki UPTD Wilayah II Dinas PUPR Pera yang membawahi wilayah Samarinda, Kukar, dan Mahakam Ulu (Mahulu).

    “Anggaran mereka hanya sekitar Rp28 miliar, dan itu masih dibagi untuk tiga wilayah. Sementara BBM saja sudah menyerap Rp10 miliar. Sisanya tak seberapa untuk perawatan jalan,” ungkapnya.

    Selain keterbatasan anggaran, UPTD juga kekurangan alat berat. Berdasarkan data LKjIP Dinas PUPR Pera tahun 2024, UPTD Wilayah II hanya memiliki 3 unit eksavator, 3 motor grader, 2 vibrator roller, dan beberapa kendaraan penunjang lainnya. Akibatnya, petugas lapangan harus saling meminjam alat lintas wilayah untuk menutupi kekurangan.

    “Mereka harus berbagi eksavator, karena jumlahnya terbatas. Kalau rusak atau dipakai di wilayah lain, otomatis pekerjaan jadi tertunda,” jelas Subandi.

    Ia juga menyinggung beberapa titik rawan seperti Jalan H.A.M Rifaddin dan Kilometer 28 Batuah, yang menjadi penghubung utama antarwilayah dan kerap rusak berat saat intensitas hujan tinggi.

    “Meski statusnya jalan nasional, kami tetap minta BBPJN turun tangan untuk perbaikan cepat. Masyarakat tidak bisa menunggu,” katanya.

    Subandi menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya peningkatan alokasi anggaran untuk UPTD agar mampu menjawab kebutuhan infrastruktur dasar yang masih menjadi keluhan utama warga.

    “Solusinya satu, kita harus perjuangkan peningkatan anggaran. Kalau tidak, UPTD tak akan mampu bergerak maksimal. Sementara keluhan di masyarakat terus datang,” pungkasnya.

    DPRD Kaltim Pembangunan Jalan Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Hasanuddin Mas’ud Bongkar Potensi PAD Kaltim dari Pajak Alat Berat hingga Air Permukaan

    Agustus 10, 2026

    Hak Angket Gubernur Kaltim Masih Menggantung, DPRD Belum Jadwalkan Pembahasan

    Agustus 3, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gangguan layanan WiFi Gratis di sejumlah wilayah Kota Bontang mulai teratasi. Pemerintah…

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.