Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Kukar Gandeng PT Tirta Carbon, Kelola Perdagangan Karbon
    Diskominfo Kukar

    Kukar Gandeng PT Tirta Carbon, Kelola Perdagangan Karbon

    Nur AjijahBy Nur AjijahMei 6, 2025Updated:Mei 8, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menjalin kerja sama dengan PT Tirta Carbon Indonesia dalam pengelolaan perdagangan karbon berbasis lahan gambut nonkawasan hutan.

    Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian oleh Bupati Edi Damansyah dan Direktur PT Tirta Carbon Indonesia Wisnu Tjandra di Pendopo Odah Etam, Selasa 6 Mei 2025.

    Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kontribusi nyata Kukar terhadap upaya global pelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut. Ia mengingatkan kembali dampak besar kebakaran hutan tahun 2015 yang menjadi titik balik perhatian dunia terhadap pentingnya konservasi lahan basah.

    “Isu global menjaga kelestarian lahan gambut menjadi gerakan yang sudah dimulai sejak beberapa dekade. Salah satu awal kegiatan pengelolaan lahan basah dan konservasi lahan gambut dimulai sejak peristiwa kebakaran besar di Indonesia pada tahun 2015,” katanya.

    Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa antara 2015 hingga 2019, lebih dari 4,4 juta hektare lahan terbakar di Indonesia, dan setengahnya merupakan lahan gambut (ekosistem yang menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar). Di Kukar, lahan gambut seluas 110 ribu hektare tersebar di lima kecamatan, yakni Kembang Janggut, Kenohan, Kota Bangun, Muara Kaman dan Muara Wis.

    Edi menegaskan bahwa inisiatif ini akan dijalankan secara menyeluruh hingga tingkat desa, dengan dukungan semua perangkat pemerintah. Ia menyebut kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi implementasi nyata dari investasi sektor lingkungan hidup yang memiliki dampak luas.

    “Kawasan yang dibentuk ini akan difokuskan pada upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Untuk itu kerja sama ini akan berjalan dengan baik jika, mulai dari jajaran pemerintahan tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kepala desa,” ujarnya.

    Landasan hukum pengelolaan gambut di Kukar diperkuat melalui Perda Nomor 18 Tahun 2016, Permen LHK Nomor 7 Tahun 2023, serta Perbup Kukar Nomor 17 Tahun 2025. Ketiga regulasi ini menjadi fondasi legal dalam pelaksanaan kegiatan konservasi karbon yang terstruktur dan berkelanjutan.

    Bupati Edi Damansyah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendukung program pelestarian rawa dan gambut. Ia menilai bahwa keberhasilan konservasi hanya dapat dicapai dengan partisipasi aktif semua pihak.

    “Konservasi dan restorasi lahan gambut dapat terwujud melalui pendekatan yang komprehensif dan partisipasi dari pemangku kepentingan, tindakan pencegahan dan mitigasi kerusakan lahan gambut,” tambahnya.

    Ia berharap kerja sama ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

    ”Semoga peningkatan investasi daerah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan,” tutup Edi. (Adv)

    Bupati Kukar Edi Damansyah Kukar PT Tirta Carbon
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.