Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Soal Jembatan Mahakam yang Langganan Ditabrak Tongkang, Rudy : Keselamatan Masyarakat Lebih Penting
    Diskominfo Kaltim

    Soal Jembatan Mahakam yang Langganan Ditabrak Tongkang, Rudy : Keselamatan Masyarakat Lebih Penting

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 7, 2025Updated:Juni 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Peristiwa kapal tongkang atau pengangkut batu bara yang menghantam tiang Jembatan Mahakam bukan pertama kali terjadi. Terhitung lebih dari puluhan kali tiang dan fender Jembatan Mahakam ditabrak. Insiden ini berpotensi mencelakakan para pengguna jalan.

    Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengaku khawatir dengan keselamatan masyarakat Benua Etam. Dirinya tidak ingin Jembatan Mahakam terus mengalami insiden, sehingga berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

    “Keselamatan masyarakat itu lebih penting daripada sekadar urusan ekonomi,” kata Gubernur Rudy saat menerima kunjungan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Samarinda Mursidi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 6 Mei 2025.

    Rudy menegaskan, peristiwa tabrakan yang terjadi secara berulang-ulang dikhawatirkan akan mengakibatkan kerusakan fatal di kemudian hari. Jika terus-menerus ditabrak oleh kapal pengangkut batu bara, Jembatan Mahakam akan mengalami kemiringan atau bahkan roboh.

    “Kalau jembatannya miring lebih berbahaya. Di atas ga bisa dilewati, di bawah kapal ga bisa ngolong (melintas),” ungkapnya.

    Diketahui saat ini Jembatan Mahakam sudah tidak memiliki fender untuk melindungi tiang jembatan. Fender Jembatan Mahakam sudah rusak akibat sudah puluhan kali ditabrak kapal tongkang.

    “Pada dasarnya, setiap jembatan harus dilengkapi dengan fender. Karena dengan fender maka tiang jembatan akan terlindungi,” imbuh Gubernur Rudy.

    Jembatan Mahakam sendiri berusia lebih dari 40 tahun, sebab proses pemancangan sudah dilakukan sejak 1982.

    “Kalau tetap mau dilakukan pemanduan, maka gunakan kapal tunda atau asisst tug atau dengan sistem propulsi Z Peller berkekuatan minimal 2.400 horse power,” kata Gubernur.

    Bukan hanya di Jembatan Mahakam, sistem keselamatan harus disamakan untuk semua jembatan yang dilintasi Sungai Mahakam. Seperti Jembatan Muara Muntai, Jembatan Mahulu, Jembatan Kertanegara, Jembatan Kembar dan Jembatan Mahkota 2.

    Gubernur Rudy juga berencana mengubah RTRW untuk kapal-kapal yang berlabuh. Rudy menegasksn seluruh kegiatan yang berkaitan di wilayah Kaltim harus diatur.

    “Di Mahkota 2 itu bisa ratusan kapal melintang mengganggu arus pelayanan. Ini perlu kita atur juga,” tandas Harum.

    Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Samarinda Mursidi mengungkapkan perusahaan kapal yang menabrak fender Jembatan Mahakam mengaku siap mengganti dan memperbaiki fender Jembatan Mahakam.

    “Perusahaan kapal yang menabrak fender akan bertanggung jawab,” tegas Mursidi.

    Sebagai informasi, insiden yang terjadi pada 28 April 2025 menyebabkan penutupan jembatan selama dua hari. Selama penutupan, Pemerintah Kota Samarinda melakukan pengecekan di malam hari guna memastikan jembatan tetap bisa berfungsi dengan baik. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Gubernur Kaltim Jembatan Mahakam Rudy Mas'ud Tongkang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    Agustus 20, 2026

    Rudy Mas’ud: Makna Kemerdekaan Ada pada Kerja Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

    Agustus 17, 2026

    Turun ke Pesisir hingga Pedalaman, Rudy Mas’ud Dapat Apresiasi LPM RI

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    Kaltim-Jateng Sepakati Kerja Sama 10 Sektor, Rudy Mas’ud Dorong Perluasan Komoditas di Luar Batu Bara

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim…

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.