Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Disdikbud Samarinda Perketat Pengawasan Cegah Kekerasan Seksual
    Pemkot Samarinda

    Disdikbud Samarinda Perketat Pengawasan Cegah Kekerasan Seksual

    LarasBy LarasFebruari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dua kasus kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru di Samarinda dalam beberapa waktu terakhir ini mengguncang dunia pendidikan. Insiden ini bukan hanya merusak citra institusi pendidikan, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban.

    Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda merumuskan sejumlah langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

    Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin menegaskan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Ia menginstruksikan agar seluruh satuan pendidikan memperkuat sistem pencegahan sejak dini.

    “Kami mengimbau agar sekolah menerapkan langkah-langkah perlindungan bagi siswa, mulai dari sosialisasi rutin hingga pengawasan yang lebih ketat,” ujar Asli Nuryadin pada Rabu, 19 Februari 2025.

    Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP).

    Tim ini bertanggung jawab dalam menerima laporan, menangani kasus, serta melakukan upaya pencegahan dengan berkoordinasi bersama Disdikbud dan pihak berwenang lainnya.

    Selain itu, ia meminta sekolah menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses bagi siswa dan tenaga kependidikan yang mengalami atau menyaksikan kekerasan. Kerahasiaan identitas pelapor juga harus dijaga untuk menghindari intimidasi.

    Asli juga menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan, terutama pada kegiatan di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM). Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas ekstrakurikuler harus berada dalam pemantauan pihak sekolah.

    “Sekolah wajib memberikan pendampingan bagi korban agar mereka mendapatkan perlindungan dan pemulihan psikologis,” katanya.

    Sebagai langkah tegas, ia memastikan bahwa setiap bentuk kekerasan di lingkungan sekolah harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Sanksi tegas terhadap pelaku merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi peserta didik.

    “Kami mengimbau agar tidak ada kegiatan ekstrakurikuler tanpa pengawasan sekolah. Keamanan siswa adalah prioritas utama,” tutupnya.

    Asli Nuryadin Disdikbud Samarinda Kekerasan Seksual
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026

    Aplikasi Pendidikan Didorong Lebih Stabil dan Ramah Pengguna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu…

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.