Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Disdikbud Samarinda Perketat Pengawasan Cegah Kekerasan Seksual
    Pemkot Samarinda

    Disdikbud Samarinda Perketat Pengawasan Cegah Kekerasan Seksual

    LarasBy LarasFebruari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dua kasus kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru di Samarinda dalam beberapa waktu terakhir ini mengguncang dunia pendidikan. Insiden ini bukan hanya merusak citra institusi pendidikan, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban.

    Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda merumuskan sejumlah langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

    Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin menegaskan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Ia menginstruksikan agar seluruh satuan pendidikan memperkuat sistem pencegahan sejak dini.

    “Kami mengimbau agar sekolah menerapkan langkah-langkah perlindungan bagi siswa, mulai dari sosialisasi rutin hingga pengawasan yang lebih ketat,” ujar Asli Nuryadin pada Rabu, 19 Februari 2025.

    Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP).

    Tim ini bertanggung jawab dalam menerima laporan, menangani kasus, serta melakukan upaya pencegahan dengan berkoordinasi bersama Disdikbud dan pihak berwenang lainnya.

    Selain itu, ia meminta sekolah menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses bagi siswa dan tenaga kependidikan yang mengalami atau menyaksikan kekerasan. Kerahasiaan identitas pelapor juga harus dijaga untuk menghindari intimidasi.

    Asli juga menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan, terutama pada kegiatan di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM). Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas ekstrakurikuler harus berada dalam pemantauan pihak sekolah.

    “Sekolah wajib memberikan pendampingan bagi korban agar mereka mendapatkan perlindungan dan pemulihan psikologis,” katanya.

    Sebagai langkah tegas, ia memastikan bahwa setiap bentuk kekerasan di lingkungan sekolah harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Sanksi tegas terhadap pelaku merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi peserta didik.

    “Kami mengimbau agar tidak ada kegiatan ekstrakurikuler tanpa pengawasan sekolah. Keamanan siswa adalah prioritas utama,” tutupnya.

    Asli Nuryadin Disdikbud Samarinda Kekerasan Seksual
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Distribusi Seragam Gratispol Terkendala Cuaca, 20 Persen Paket Masih Menunggu Pelayaran

    September 21, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    AminahSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol Gratis Biaya Administrasi (GBA) Pemilikan Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah…

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.