Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Artikel»Abundance Mentality, Ciptakan Mental Anti Kekurangan
    Artikel

    Abundance Mentality, Ciptakan Mental Anti Kekurangan

    LarasBy LarasJanuari 13, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi abundance mentality
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dalam Podcast Suara Berkelas Episode 14 berjudul “Harusnya Mindset Keuangan Para Sandwich Generation Tuh Gini!”, Founder Finansialku.com sekaligus ahli bidang finansial Melvin Mumpuni mendapatkan sebuah pertanyaan.

    Seorang pria memiliki Rp10 juta. Dirinya kebingungan antara harus membeli smartphone baru atau menabung untuk menikah. Pertanyaan ini kerap timbul di masyarakat yang memiliki pengalaman serupa, budget terlalu pas untuk dua opsi.

    “Kalau dia adalah saya. Saya akan membeli hp dulu karena ada urgensi di sana,” jelas Melvin.

    Menggambarkan pengalaman tersebut, Melvin menguraikan bahwa pria tersebut melupakan satu hal, yakni opsi ketiga, bagaimana caranya agar supaya mendapatkan kedua opsi tersebut?

    Melvin mengungkapkan opsi atau pilihan tidak akan pernah habis, kecuali si pemikir tidak ingin mencari dan memberi dirinya sendiri opsi lainnya. Ketimbang memutuskan pada satu opsi yang dirasa kurang, buat opsi-opsi berikutnya.

    Terbilang mudah tapi sulit diaplikasikan. Melvin menyampaikan ada istilah Abundance Mentality atau sudut pandang atau cara berpikir yang berdasarkan kepercayaan.

    Seseorang yang percaya bahwa ia tidak pernah kekurangan, selalu hidup berkecukupan, tidak hitung-hitungan dalam perilakunya, dan tidak pamrih adalah sosok yang memiliki abundance mentality.

    Diajaknya pendengar podcast mengimajinasikan sebuah laut dan sebuah ember. Berapa banyak ember yang diperlukan untuk mengeringkan seluruh lautan?

    Jawabannya, tidak akan pernah kering. Sebab, ujar Melvin, lautan memiliki air yang melimpah. Begitulah gambaran seseorang dengan abundance mentality atau mereka yang tidak merasa kekurangan.

    “Dari 2 opsi tadi, beli hp atau nabung, keduanya opsi kekurangan. Seakan sudah tidak akan ada lagi yang lain. Selalu berpikir dia kurang, selalu merasa tidak ada lagi, ya hasilnya akan begitu juga,” sebut Melvin.

    Abundance mentality akan membawa seseorang keberbagai pilihan yang tidak memadamkan pilihan lainnya. Dari kasus Rp10 juta, Melvin membuka opsi lainnya, seperti apakah ada cara untuk mendapatkan lebih dari nilai tersebut. Misalnya pekerjaan paruh waktu.

    Mental anti kekurangan ini sangat membantu untuk mensyukuri banyak nikmat yang ada dan membuat kehidupan menjadi lapang. Selalu berpikir sesuatu itu melimpah, tidak ada batasnya, banyak pilihan menyenangkan lainnya, bisa membawa seseorang kearah yang lebih baik.

    Keuangan Melvin Mumpuni Podcast Sandwich Generation
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026

    Masjid Pemprov Kaltim, Tak Sekadar Tempat Ibadah, Jadi Ruang Nyaman bagi Masyarakat

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.