Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Akmal Ajak Masyarakat Tidak Antitambang dan Fokus Manfaatkan Lahan
    Diskominfo Kaltim

    Akmal Ajak Masyarakat Tidak Antitambang dan Fokus Manfaatkan Lahan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 27, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Marangkayu – Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik mengingatkan masyarakat untuk tidak anti terhadap penggalian tambang sebab tambang adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan.

    “Kita tidak boleh antitambang, sebab tambang (batu bara) itu kan anugerah Tuhan,” tegas Akmal pada Rabu (26/6/2024) saat melakukan penanaman bibit mangrove di Desa Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Menurut Akmal, terpenting adalah bagaimana keseimbangan alam tetap terjaga dan mempergunakan lahan usai pertambangan untuk pemanfaatan masyarakat.

    “Terpenting bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan alam kita,” imbuhnya.

    Akmal mengapresiasi kehadiran PT Indominco Mandiri (IMM) yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga keseimbangan alam dengan melakukan pembibitan pohon mangrove.

    “Indominco mengajak kita membangun perspektif tentang langkah-langkah penambangan yang sangat eco-freindly,” puji Akmal.

    Dirinya menyarankan agar lahan-lahan pascatambang di areal PT Indominco Mandiri bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengembangan kawasan pangan.

    Masyarakat bisa menanam berbagai sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karyawan perusahaan tersebut maupun dijual ke khalayak umum.

    “Offtaker-nya (pembelinya) jelas. Nanti kerja sama. Masyarakat menanam, nanti dijual untuk memenuhi kebutuhan karyawan Indominco dan masyarakat umum,” papanya lagi.

    Akmal tidak sependapat dengan banyak lahan tidur di Kaltim.

    “Kalau orangnya bangun, lahannya diolah, dibangun komunikasi, bangun koordinasi, maka lahan itu akan produktif,” tegas Akmal.

    Pada kesempatan itu juga Akmal mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo mengenai kondisi pangan dunia yang tidak sedang baik-baik saja, termasuk Indonesia. Ditambah lagi perubahan iklim ekstrem yang menyebabkan banyak negara gagal panen.

    “Pangan itu ditanam di tanah. Tapi tanah tidak diolah karena orangnya tidur,” canda Akmal lagi.

    Direktur PT Indominco Mandiri Era Tjahya Saputra menjelaskan selama beberapa tahun ini pihaknya sudah menanam mangrove seluas 72 hektare di sejumlah desa pesisir Marangkayu, seperti Kersik dan Santan Ilir.

    “Hari ini kita lakukan penanaman untuk lahan di Santan Ilir seluas 50 hektare. Total nanti sekitar 130 hektare kita tanam mangrove,” kata Era Tjahja.

    Dia sependapat agar upaya-upaya kolaborasi perusahaan dan masyarakat sekitar perusahaan bisa memberi nilai keekonomian dan kepariwisataan. Kolaborasi bisa dilakukan dengan badan usaha milik desa (Bumdes).

    “Nanti kita juga akan bantu untuk penanaman rumput laut berkolaborasi dengan ikan,” sambung Era Tjahja.

    Soal pemanfaatan lahan eks tambang di areal Indominco, Era Tjahja pun sangat mendukung. Terpenting, mereka juga didukung dengan regulasi yang kuat sebagai payung hukum.

    “Ini akan menjadi awalan yang baik untuk kita membangun kolaborasi lebih erat dengan Pemprov Kaltim demi mendukung ketahanan pangan di daerah ini,” tutup Era Tjahja.

    Hadir mendampingi Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Joko Istanto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Anwar Sanusi. Tampak juga Forkopimda Kukar dan Bontang.

    Akmal Malik IMM pj gubernur kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Nur AjijahJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memastikan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tetap…

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,142 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.