Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Soal Larangan Pertamini, Anhar Ingatkan Pemkot Harus Pikirkan Nasib Rakyat Kecil
    DPRD Samarinda

    Soal Larangan Pertamini, Anhar Ingatkan Pemkot Harus Pikirkan Nasib Rakyat Kecil

    LarasBy LarasMei 23, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Anhar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengeluarkan larangan aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran dan Pertamini. Masyarakat sebagai pelaku usaha Pertamini terancam gulung tikar.

    Tentu saja tindakan tegas Pemkot Samarinda ini menuai pro dan kontra. Tidak hanya datang dari masyarakat selaku penjual dan pembeli, namun Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Anhar pun turut berkomentar.

    Dirinya menilai bahwa larangan Pertamini ini terlambat. Pasalnya, banyak pelaku usaha Pertamini yang merupakan rakyat kecil atau berpenghasilan menengah ke bawah yabg menggantungkan nasibnya di sana.

    Tidak secara gamblang menyebut bahwa dirinya menolak adanya larangan, namun politikus PDI Perjuangan itu lebih menekankan terkait nasib para rakyat kecil ini yang terus menerus diusik oleh pemerintah.

    “Bukan menolak atau apa, saya itu lebih berpikir kok pemerintah ini sibuk memburu yang kecil-kecil ini lo,” tanya Anhar, Rabu (22/5/2024).

    “Ya sekarang kalau mau ditutup, apa lagi? Mereka rakyat kecil ini mau makan apa? Pemerintah enak tiap bulan ada gaji, mereka?” sambungnya.

    Saat ditanya terkait bahaya Pertamini yang telah menelan korban jiwa beberapa waktu lalu, Anhar berkomentar jika memang Pertamini berbahaya, mengapa tindakan tegas baru diambil setelah sekian lama.

    Masyarakat baik penjual dan pembeli, menurutnya telah sama-sama terbiasa akan situasi ini. Anhar menyebutkan bahwa penutupan Pertamini saat ini akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

    “Kalau memang berbahaya, ya kenapa baru sekarang? Yang jual, yang beli ini sudah lama begitu, harusnya dari awal,” tegasnya.

    Anhar menekankan agar pemerintah bersama Pertamina yang juga salah satu pihak yang perlu bertanggung jawab harus melakukan koreksi terhadap diri sendiri. Sarannya ini diharapkan agar tidak ada lagi kasus serupa yang terlihat memburu rakyat kecil di masa yang akan datang.

    “Pemerintah sama Pertamina itu harus koreksi diri, evaluasi, jangan tiba-tiba begini. Ujuk-ujuk (datang-datang) main tutup, main gusur, kasihan diburu terus rakyat kita ini,” pungkasnya.

    Anhar BBM Pertamini
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    Juli 28, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    Manalu Dorong BBM Subsidi Hanya untuk Kendaraan Taat Pajak dan Layak Jalan

    Juli 16, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.