Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Penyebaran Hoaks Politik Tertinggi di Kaltim, Disusul Agama
    Diskominfo Kaltim

    Penyebaran Hoaks Politik Tertinggi di Kaltim, Disusul Agama

    LarasBy LarasApril 3, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekjen APJII Zulfadly Syam (kiri) bersama Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal (kanan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Semakin canggihnya perkembangan teknologi informasi, maka semakin banyak pula dampak yang dihasilkan. Tidak hanya membantu dalam pekerjaan dan pembelajaran agar semakin mudah, munculnya berita bohong atau hoaks juga menjadi salah satu dampaknya.

    Bahkan masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) dihantui oleh maraknya berita bohong atau hoaks, terutama di media sosial (medsos). Data terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan bahwa 48,44 persen dari hoaks yang beredar di Kaltim berkaitan dengan isu politik.

    Selain itu, sebanyak 43,75 persen berita bohong tersebut terkait persoalan agama. Di mana agama sering dijadikan bahan untuk memecah belah persatuan umat beragama. Kemudian, sebanyak 29,69 persen hoaks terkait kejahatan.

    “Karena ini sedang musimnya ya, seusai pemilu dan menjelang pilkada, jadi saat ini tertinggi (hoaks politik),” ujar Sekretaris Jenderal APJII Zulfadly Syam dalam jumpa pers Hasil Survei Penetrasi Internet Provinsi Kaltim Tahun 2024 di Ruang Wiek Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Rabu (3/4/2024).

    Ia melanjutkan, menurut survei tersebut, medsos menjadi platform utama penyebaran hoaks dengan 93,75 persen responden yang mengaku bahwa mereka menemukan hoaks di sana.

    Sementara itu, media chat seperti pesan diteruskan melalui group chat sebesar 37,50 persen dan melalui situs berita sebanyak 25 persen yang juga menjadi tempat penyebaran berita bohong.

    Meskipun demikian, tingkat kewaspadaan masyarakat terhadap hoaks beragam. Sebagian mengaku selalu memeriksa kebenaran informasi sebanyak 31,25 persen responden, dan sebagian lainnya melakukan verifikasi dari sumber terpercaya sebanyak 31,25 persen.

    Namun, masih ada yang tidak pernah memeriksa kebenaran informasi dengan 17,86 persen responden atau hanya membandingkannya dengan berita lain sebesar 17,86 persen. Penggunaan situs fact-checking juga masih sangat rendah dengan hanya 1,79 persen responden yang menggunakannya.

    Zulfadly menegaskan, bahwa memerangi hoaks membutuhkan upaya edukasi dan kesadaran masyarakat. Sulit untuk menutup semua sumber hanya dengan usaha sebagian kecil pihak, tetapi memberikan literasi kepada masyarakat dirasa lebih ampuh.

    “Kami harus memperkuat literasi masyarakat agar mereka mampu membedakan hoaks dengan informasi yang benar,” ujarnya.

    Di sisi lain, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat. Perlahan tapi pasti, ia meyakini jalan tersebut jauh lebih efisien ketimbang menutup dan mengejar semua sumber penyebar hoaks yang tidak ada habisnya.

    “Kami juga mendorong masyarakat untuk melaporkan hoaks kepada pihak berwajib. Memang kalau kita kejar semua (sumber hoaks) tidak ada habisnya, ada lagi, ada lagi, tutup satu, muncul satu,” ungkapnya.

    Faisal optimis bahwa dengan edukasi dan kesadaran masyarakat, hoaks di Kaltim dapat ditekan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa memerangi hoaks politik tidaklah mudah karena bersifat musiman dan sulit dilacak sumbernya.

    “Solusi terbaik adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks politik,” pungkasnya.

    APJII Hoaks Pemilu Zulfadly Syam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.