Insitekaltim,Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim yang telah membuka ruang pelajar untuk lebih perduli terhadap hukum di Indonesia.
“Program ini sangat hebat dan luar biasa. Dan mungkin program satu-satunya di Indonesia, serta telah mendapatkan apresiasi dari Jaksa Agung,” ujarnya pada Rabu (21/2/2024) di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan.
Program Duta Pelajar Sadar Hukum bagi siswa dan siswi SMA, SMK, MA dan SLB (Tuna Daksa) negeri maupun swasta di Kaltim ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik saat melaunching Duta Pelajar Sadar Hukum yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim bekerjasama Kejaksaan Tinggi Provinsi Kaltim.
Menurut Akmal, program kolaborasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim dengan instansi vertikal/kementerian/lembaga ini sangat penting dalam memberikan pemahaman pencegahan permasalahan hukum kepada generasi muda.
Karena itu, Pemprov Kaltim memberikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltim yang menggagas Program Duta Pelajar Sadar Hukum ini.
Akmal meminta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim untuk lebih menggaungkan program yang sudah bagus ini berkolaborasi dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltim.
Bahkan lanjut Akmal kegiatan tidak hanya sekali dalam setahun, tetapi rutin setiap bulan, sehingga siswa siswi SMA, SMK, SLB dan MA benar-benar paham tentang masalah hukum.
“Kita sudah sepakat dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Bapak Hari Setiyono, kita buat tiap bulan semacam kemah sadar hukum,” ungkapnya.
Kegiatan ini pun ujar Akmal, dapat melibatkan Kasi Intel, Wakajati dan pejabat kejaksaan lainnya.
“Kegiatannya tidak perlu mahal-mahal, yang penting bisa berkumpul dalam menyosialisasikan dan berdiskusi bersama memberikan kesadaran hukum kepada generasi muda,” bebernya.
Pada kesempatan ini, Akmal kembali mengingatkan agar generasi muda tidak melakukan hal-hal yang memalukan dan menjadi bagian dari kejahatan. Seperti yang terjadi belum lama ini di Kaltim dan cukup menggemparkan. Yakni seorang pelajar membunuh satu keluarga di Penajam Paser Utara.

