Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sri Wahyuni Paparkan Keberhasilan Kaltim Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Hutan
    Diskominfo Kaltim

    Sri Wahyuni Paparkan Keberhasilan Kaltim Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Hutan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 11, 2023Updated:Juli 11, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengungkapkan program rancangan murni Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yaitu Green Growth Compact (GGC) terbilang lambat dalam proses memformalkannya. Namun tidak dengan fakta proses menjaga keseimbangan alam.

    Teks: Sri wahyuni Mukul Gong

    “Walaupun agak terlambat memformalkan Green Growth Compact, tapi untuk menjaga keberlangsungan dan kesinambungan alam, saya pikir tidak ada kata terlambat dalam pelaksanaannya ya,” ujar Sri pada Ekspose Pengelolaan Lahan Basah Berbasis Masyarakat di Kalimantan Timur, Selasa, (11/7/2023) di Hotel Mercure Samarinda.

    Pejabat wanita kelahiran Kota Samarinda itu mengungkapkan Green Growth Compact adalah program yang berisi kolaborasi pemerintah dan mitra pembangunan untuk menjaga hutan dan alam. Sehingga hal tersebut perlu didukung dengan diformalkan ataupun dengan adanya surat keputusan gubenur.

    Hal lain yang juga tidak kalah penting menurutnya adalah rasa tanggung jawab dari perangkat daerah ketika Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan formalisasi terhadap program tersebut.

    Menurutnya, partisipasi dari berbagai pihak menjadi salah satu hal yang sangat perlu untuk diperhatikan karena Green Growth Compact tidak berdiri sendiri melainkan dengan kolaborasi berbagai pihak didalamnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sri juga mengharapkan Kalimantan Timur dapat terus menjadi sebuah daerah yang mampu menjaga kestabilan ekonomi maupun keseimbangan alam.

    “Saya harap Kalimantan Timur tidak hanya berhasil pada sektor ekonomi melainkan juga pada pemeliharaan alam,” tuturnya.

    GGC Sekda Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kritik soal minimnya sosialisasi program pendidikan gratis, pandangan berbeda disampaikan…

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Maret 31, 2026

    Dasmiah Respons Kritik Beasiswa Gratispol, Tegaskan Sosialisasi Sudah Dilakukan hingga Kampus

    Maret 31, 2026

    Dosen FEB Unmul Sentil Mahasiswa: “Punya Smartphone, Tapi Jangan Tidak Smart Cari Informasi”

    Maret 31, 2026

    Usai Diskusi, Seno Aji Respons Aksi Mahasiswa dan Siapkan Call Center Pendidikan Gratis

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.