Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kurikulum Merdeka Belajar Timbulkan Pro Kontra di Kalangan Guru
    DPRD Samarinda

    Kurikulum Merdeka Belajar Timbulkan Pro Kontra di Kalangan Guru

    LarasBy LarasMei 10, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kebijakan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang telah diterapkan di dunia pendidikan di Indonesia ini masih menimbulkan pro kontra di kalangan guru.

    Kurikulum Merdeka Belajar yang mendorong pengembangan kurikulum di tingkat satuan sekolah, itu membuat para guru harus mengembangkan bahan ajar dan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah masing-masing. Hal ini dirasa menyulitkan sebagian pengajar.

    Menganggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi mengungkapkan kesulitan tersebut merupakan masa adaptasi.

    “Karena namanya setiap ada kurikulum baru, setiap ada aturan baru, biasanya ini masalah beradaptasi saja,” ujar Subandi beberapa waktu lalu.

    Selama ini, kepala sekolah diwajibkan untuk mengikuti arahan dari pusat yang sesuai dengan kurikulum. Namun, dengan adanya Kurikulum Merdeka Belajar, para pendidik diberi kebebasan untuk mengembangkan pola pengajaran dan pola pendidikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

    “Sekarang ini kepala sekolah, para pendidik diberi kebebasan, selagi pola mengajarnya pola mendidiknya itu ada kebebasan inovasi. Di sinilah merdeka mereka,” lanjut Subandi.

    Menurut Subandi, kebebasan inovasi di dunia pendidikan sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

    “Dalam rangka kualitas pendidikan, untuk menghasilkan hasil pendidikan yang berkualitas itu harus banyak inovasi. Nah, ini boleh berkreasi, ini tadi yang harus dibuat regulasinya, batasan-batasan inovasinya seperti apa,” tuturnya.

    Dengan adanya Kurikulum Merdeka Belajar, diharapkan para guru dan kepala sekolah bisa lebih kreatif dalam mengembangkan metode pengajaran dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

    DPRD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    SittiJuni 13, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Setelah hampir sembilan tahun tidak tampil dalam agenda publik terbuka, mantan Bupati Kutai…

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.