Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Awal Tahun Ini Kasus Pelecehan Seksual Anak di Kutim Meningkat, Pelakunya Banyak Keluarga Terdekat
    Diskominfo Kutim

    Awal Tahun Ini Kasus Pelecehan Seksual Anak di Kutim Meningkat, Pelakunya Banyak Keluarga Terdekat

    SeliBy SeliMei 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Aisyah menyebutkan kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak di Kutim cukup tinggi tahun ini.

    Tercatat di Bidang Perlindungan Anak DP3A Kutim per Januari-April 2023 sudah tercatat sebanyak 18 kasus kekerasan anak dan pelecehan seksual. Dengan kasus terbanyak ada di Kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara.

    “Dari kekerasan dan pelecehan seksual, paling banyak kasus itu pelecehan seksual,” kata Aisyah saat disambangi Insitekaltim di ruang kerjanya, Jumat (5/5/2023) sore.

    Ia mengatakan kasus kekerasan seksual yang terjadi justru didominasi oleh hubungan saudara, misalnya ayah kandung atau ayah tiri terhadap anak kandung atau tirinya.

    Jarang ia menemukan kasus kekerasan seksual dilakukan oleh orang eksternal atau bukan dari keluarga korban.

    Penyebab tingginya kasus pelecehan seksual itu akibat pola asuh, kurang paham agama tidak merasa bertanggung jawab serta rentannya ketahanan keluarga.

    Aisyah mengaku pihaknya pun terus menggencarkan sosialisasi terhadap dampak kekerasan dan pelecehan seksual pada anak. Pihaknya pun banyak menerima laporan atas kasus-kasus anak tersebut.

    “Kita memang arahkan untuk melapor, jika ada indikasi kekerasan atau pelecehan, kami juga pastikan akan memberikan perlindungan pada anak yang menjadi korban,” tegasnya.

    Selanjutnya, berkat kesadaran masyarakat, akhirnya banyak yang berani memberi laporan, tapi sebetulnya masih banyak kasus atau kejadian yang tidak terungkap.
    “Mungkin lebih banyak, tapi alhamdulillah sekarang perlahan sudah mulai berani melapor jika anaknya menjadi korban,” pungkasnya.

    DP3A Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Wagub Kaltim Ajak Masyarakat Wujudkan Anak Hebat Menuju Indonesia Emas

    Juli 30, 2025

    Masih Numpang di Dinas, KPAD Kaltim Harus Mandiri

    Juli 24, 2025

    Tanpa Roadmap, Perlindungan Anak di Kaltim Tak Terarah

    Juli 23, 2025

    Syahariah Mas’ud Sebut Sistem Perlindungan Anak di Kaltim Tak Jalan

    Juli 23, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.