Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sani Minta Pemkot Samarinda Sediakan Tempat Khusus PKL
    DPRD Samarinda

    Sani Minta Pemkot Samarinda Sediakan Tempat Khusus PKL

    SeliBy SeliSeptember 27, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain menyoroti maraknya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Samarinda oleh pemerintah kota (Pemkot) setempat.

    Menurut Sani, keberadaan PKL ibaratkan seperti dua sisi mata uang, yakni menjadi alternatif lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran.

    Oleh karena itu PKL harus mendapatkan perhatian serius oleh pemerintah dalam penanganannya dengan mengutamakan pendekatan dengan memanusiakan manusia.

    “Seperti memilih istilah penataan bukan penertiban,” ujarnya, Senin (26/9/2022).

    Filosofi dasar dalam penataan PKL adalah memberikan akses seluas bagi pengusaha kecil, bukan sebaliknya atau dengan mematikan dengan menghancurkan modal/alat usaha mereka seperti yg sedang viral di Samarinda saat ini.

    Paradigma PKL sebagai beban harus diubah. Sebab menurut Sani PKL adalah aset bagi daerah yakni mampu menjadi tombak penarikan pundi-pundi untuk PAD.

    “Ya, mereka (PKL) menyerobot tempat umum bukan tanpa alasan. Mereka lakukan itu karena memang tidak memiliki akses terhadap sumber daya yang memadai,” jelasnya lagi.

    Oleh sebab itu, pemerintah dan DPRD harus bersama memikirkan solusi baik untuk kelangsungan PKL, seperti yang dilakukan beberapa daerah seperti Kota Yogyakarta yakni menyiapkan tempat khusus bagi PKL yang kini dikenal dengan nama Selasar Malioboro, Citywalk Purwosari di Kota Solo
    dan Pasar Tradisional Modern di Jambi.

    “Karena hal ini, Wali Kota Jambi mendapat penghargaan dari penghargaan APKLI Award tahun 2019, atas kiprahnya dalam bidang tata kelola ekonomi kemasyarakatan kerakyatan, melalui Pedagang Kaki Lima. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum APKLI Pusat Ali Mahsum,” terangnya.

    Ia melanjutkan, bahwa pemahaman kota modern harus bebas PKL adalah paradigma yang ketinggalan zaman alias kuno.

    Menurutnya, Pemkot Samarinda seharusnya bisa meniru keberhasilan penataan pedagang di trotoar dilakukan di berbagai negara, seperti New York, Amerika Serikat (AS) sebagai pengelola pedagang di trotoar terbaik.

    “Anda lihat di kota-kota besar. Bahkan salah satu kota yang memiliki manual pengelolaan PKL terbaik itu New York untuk di trotoar. Ada yang berjualan non permanen seperti berjualan mobile. Yang permanen seperti kios-kios dan toko buku,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.