Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Pelepasan Pelajar, Rozak Minta Murid Tetap Jaga Nama Baik Almamater
    Pendidikan

    Pelepasan Pelajar, Rozak Minta Murid Tetap Jaga Nama Baik Almamater

    AdminBy AdminMaret 31, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Emi- Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk pertama kalinya selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia, SMAN 17 Samarinda akhirnya melaksanakan pelepasan siswa-siswi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

    Sebanyak 131 siswa-siswi mengikuti kegiatan pelepasan di Aula PT Airlangga Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, Kamis (31/3/2022).

    Kepala SMAN 17 Samarinda, Dr Abdul Rozak Fahrudin mengatakan dalam kegiatan itu, pihaknya telah mengajukan surat atau meminta rekomendasi kepada pihak Satgas Covid-19.

    “Kami mengantongi izin. Kegiatan di Aula Airlangga ini bisa muat sekitar 400-500 orang namun karena masih Covid-19 kita gunakan 50 persen dari daya tampung,” ungkapnya.

    Selain pelepasan siswa-siswi, kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan beberapa pencerahan kepada siswa-siswi yang akan meninggalkan SMAN 17 Samarinda yakni menjaga nama baik almamater.

    “Karakter anak-anak itu harus dibawa, itu harapan kami. Alhamdulillah kami juga bisa memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, dengan pengalungan sebagai simbolis,” tuturnya.

    Tidak hanya itu, Rozak sapaan akrabnya juga memberikan pembekalan dan menanamkan pengembangan karakter bagi anak didiknya, seperti tata krama untuk menghargai orang yang ada di depan.

    “Tadi saya amati selama kegiatan masih ada yang ribut. Sehingga saya perlu memberikan pencerahan ketika ada orang tua yang berbicara secara etika kita harus diam dan mendengarkan,” jelansya.

    Meskipun begitu dirinya bisa memahami hal itu, lantaran selama dua tahun tidak bertemu para murid, namun menurutnya tetap harus memberikan informasi bagaimana menempatkan kapan mereka harus berbicara.

    “Wajar dua tahun pandemi Covid-19 mungkin saking rindunya sesama teman sehingga pasti cerita meluapkan kegembiraan. Saya berharap itu yang mesti anak-anak lakukan. Alhamdulillah mereka tertib datang rapi dan tetap mengikuti prokes,” tandasnya.

    Sementara itu, Rania Nasywa Azzahra pelajar Mipa 1 SMAN 17 Samarinda menyampaikan keluh kesahnya selama pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

    Kata dia, sulit memahami pelajaran selama pembelajaran melalui daring (online) terlebih guru memiliki kesibukan, sehingga hanya memberikan materi pelajaran melalui online.

    “Tapi saya berusaha untuk memahaminya,” ungkapnya.

    Ia juga meminta agar selama pembelajaran melalui daring pihak  guru memberi perhatian lebih agar pelajar  bisa memahami.

    “Guru-guru lebih memperhatikan lagi gimana kehidupan murid di rumah sudah tercukupi kah, sudah bisa kah memahami, jadi tidak hanya memberi soal dan video materi saja, tapi bisa dijelaskan,  sehingga saat turun sekolah kami bisa memahami pelajaran,” tuturnya.

    Namun ia tetap mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah memberikan dukungan dan ilmu.

    “Terima kasih sudah membantu kami, semua berjuang melewati 3 tahun yang sulit, mau ada ikut serta dan tidaknya pasti ada bantuan doa,” pungkasnya.

    Abdul Rozak Fahrudin Disdik kaltim SMA17 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Guru PPPK Kaltim Adukan Penempatan Jauh dari Keluarga hingga Sulit Dapat Sertifikasi

    Mei 28, 2026

    Guru PPPK Kaltim Tak Mau Lagi Berkotak-katik Urus Perpanjangan SK Setiap Tahun, Minta Kepastian Sampai Pensiun

    Mei 26, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan

    Mei 21, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    SPMB Samarinda 2026 Mulai Akhir Mei, Disdikbud Siapkan Sistem Online dan Satgas Pengawasan

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    R’syaMei 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan profesi petani tidak hanya dipandang sebagai…

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.