Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Gudang Kosong, Produsen Minyak Goreng Batasi Stok untuk Agen
    Diskominfo Bontang

    Gudang Kosong, Produsen Minyak Goreng Batasi Stok untuk Agen

    SeliBy SeliFebruari 25, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Yulia – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Kelangkaan minyak goreng di pasaran rupanya disebabkan oleh beberapa gudang distributor minyak goreng di Kota Samarinda kehabisan stok. Hal tersebut diketahui usai Pemkot dan Polresta Samarinda melakukan pemantauan ke sejumlah distributor minyak goreng sekitar Komplek Pergudangan.

    Salah satu distributor minyak goreng di Samarinda, CV Karya Brima, hanya mendapatkan sekitar 2 kontainer minyak goreng kemasan. Sebelumnya, bisa mendapatkan hingga 6 kontainer dalam sebulan.

    “Minyak goreng ini biasanya kita ambil 6 kontainer, namun bulan ini kita hanya mendapat 2 kontainer saja. Dalam 1 kontainer berisi 1.260 dus. Kita juga tidak tahu bulan depan dikasih berapa container,” ungkap Koordinator CV Karya Brima, Abdul Halim, ditemui di tempat usahanya, Jumat (25/2/2022).

    Abdul Hamil membeberkan, keadaan seperti ini sudah berjalan sekitar 2 bulan, tepatnya dari Januari 2022. Ketika harga minyak goreng melambung tinggi lalu diturunkan pemerintah dengan standar penjualan hanya Rp 13 ribu per liternya.

    “Saat ini stok kita kosong, benar-benar memengaruhi pendapatan karena keuntungan dihitung dari margin. Kalau kondisi tidak ada minyak, kita jualan apa. Sedangkan karyawan tetap dibayar tanpa adanya pengurangan,” ucapnya.

    Selanjutnya, hal serupa juga dirasakan oleh distributor minyak goreng lainnya, yakni CV Rajawali yang lokasi gudangnya berada di Komplek Pergudangan.

    Koordinator CV Rajawali Daniel, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu pengiriman stok minyak goreng dari Surabsaeya.

    “Saya tidak tau apa masalahnya, yang jelas bulan ini baru masuk 1 kontainer berisi hingga 1.600 karton. Kami sudah mengajukan PO tapi belum ada jawaban dari pabrik, kemungkinan akan diproses Maret 2022,” terangnya.

    Saat ini, CV Rajawali masih memiliki ketersediaan minyak goreng sekitar 750 hingga 800 karton. Akan tetapi, stok yang tersedia di gudang merupakan pesanan orang lain.

    “Stok di sini sudah pesanan orang. Belum diantar karena armada kita terbatas, kira-kira sekitar 2-3 hari akan tersalur semua. Kalau dari pabrik itu sebenarnya nggak ada pembatasan pengambilan, hanya saja sampai saat ini PO saya belum dilayani,” jelasnya.

    CV Karya Brima Pemkot Samarinda Polresta Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026

    Bitung Jadikan Samarinda Rujukan Pengelolaan Perumda Air Minum

    Juni 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.