Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitelkaltim, Sangatta -Memasuki agenda Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXV. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan PWI Kalimantan Timur (Kaltim) dalam gelaran UKW yang sudah dilaksanakan selama tujuh kali.

Sangatta menjadi seri penutup rangkaian kegiatan UKW di 2021 yang dilaksanakan di D’Lounge Hotel Royal Victoria, selama dua hari mulai 8- 9 Desember 2021.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dan disaksikan Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi yang juga sekaligus menjadi penguji jenjang madya dan dua penguji jenjang muda yakni Zainal Helmie dari PWI Kalsel dan Machmud Suhermono dari PWI Jatim.
Beberapa tamu undangan turut hadir Manager External Relations PT Kaltim Prima Coal (KPC) Yordhen Ampung, Danlanal Sangatta Letkol Laut I Komang Nurhadi, Perwakilan PT Indominco Mandiri (IMM) Siti Rahmatiah dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kasmidi Bulang mengatakan UKW adalah sebagai tolak ukur kemampuan seorang wartawan .
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim mengucapkan terima kasih banyak kepada PWI Kaltim dan PWI Kutim khususnya yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah serta berkontribusi dalam pemberitaan mulai dari imbauan, pendapat, kritik, maupun saran dari wartawan di Kutim,” tegasnya.
Ditambahkan Kasmidi sekaligus mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir juga turut memberikan ucapan selamat atas UKW PWI Kutim. Ia berharap semua peserta lulus dengan memuaskan.
“Saya teringat pada saat menghadiri acara pelantikan pengurus PWI Kutim. Saat ini kembali hadir membuka acara UKW,” katanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan PWI Kutim kepada pemerintah yang selalu memberikan informasi menyejukkan serta menyampaikan hal positif ke masyarakat.
“Kami kembali mengemban amanah menjadi wakil bupati, itu juga karena doa teman-teman PWI saat itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi mengutarakan jika UKW sudah dimulai sejak tahun 2010.
“Hingga saat ini, PWI Kaltim sudah memiliki 64 wartawan jenjang utama, 83 wartawan jenjang madya dan 155 wartawan jenjang muda,” ungkapnya.
Ia pun kembali menegaskan sertifikasi melalui uji kompetensi diperlukan untuk menjaga kehormatan wartawan itu sendiri.
“Standardisasi ini juga untuk menjaga kehormatan pekerjaan wartawan. Bukan untuk membatasi hak asasi warga negara menjadi wartawan. Kompetensi wartawan pertama berkaitan dengan kemampuan intelektual dan pengetahuan umum. Lalu meliputi kemampuan memahami etika dan hukum pers, konsepsi berita, penyusunan dan penyuntingan berita,” tambah Endro.
Hal senada juga diungkapkan Ketua PWI Kutim Ibnu Djuraid, pelaksanaan UKW di Kutim untuk pertama kali dilaksanakan pada 2017 lalu. Pelaksanaan hari ini adalah yang kedua kalinya. PWI Kutim memiliki anggota sebanyak 31 orang dengan 3 wartawan utama, 3 madya dan 6 muda.
“Dalam pelaksanaan UKW kali ini diikuti sebanyak 17 wartawan terdiri dari 6 orang ke jenjang madya dan 11 mengikuti jenjang muda,” ucap Ibnu.
Sebagai mitra pemerintah, sambung Ibnu, PWI Kutim mengambil peran dalam upaya turut mencerdaskan masyarakat melalui penyebarluasan informasi dan berita yang akurat, berimbang dan profesional. Terutama dalam upaya mendukung dan menyukseskan program pembangunan pemerintah.
“Selain program kerja rutin juga ada program pembangunan rumah bagi wartawan PWI Kutim dan kami sangat berharap Pemkab Kutim dapat mendukung program kerja PWI Kutim terutama dalam upaya peningkatan kesejahteraan wartawan di Kutim,” urainya.
