Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    MUI Kaltim Terbitkan 7 Poin Tausiah, Nyatakan Nikah Batin Haram dan Pelecehan Seksual Dosa Besar

    July 30, 2026

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Kisah Inspiratif Wali Kota Samarinda, AH Anak Berprestasi yang Pernah Jadi Kuli
    Pemkot Samarinda

    Kisah Inspiratif Wali Kota Samarinda, AH Anak Berprestasi yang Pernah Jadi Kuli

    SeliBy SeliAugust 18, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wali Kota Samarinda, Andi Harun (foto_Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Kisah singkat perjalanan masa lalu Wali Kota Samarinda Andi Harun, mulai dari prestasi sejak bangku sekolah menengah pertama (SMP) yang kerap mendapatkan peringkat hingga pernah menjadi seorang kuli bangunan selama tiga tahun.

    Sejak dulu, pria yang kerap disapa AH ini seringkali mengikuti perlombaan yang berada di sekolah. Contohnya seperti tarik tambang, jalan menggunakan egrang bahkan perlombaan resmi seperti cerdas cermat.

    AH yang tak pernah tertinggal soal ekstrakurikuler di sekolah mengaku pernah menjadi seorang aktor dalam pentas seni teater.

    Ia mengaku, perlombaan yang kerap mendapatkan kemenangan biasanya cerdas cermat. Sehingga ia menerima hadiah yang cukup memiliki kenangan sampai sekarang.

    “Selama sekolah saya selalu aktif, selalu ikut perlombaan, hadiah yang paling diingat itu sebuah alat tulis. Seperti buku, pulpen dan yang lainnya,” ungkapnya kepada Insitekaltim.com di Balai Kota Samarinda, Selasa (17/8/2021) malam.

    Dibalik prestasi yang pernah ia raih, AH sempat disinggung soal kelengkapan seragam saat menempuh pendidikan. Dia menjelaskan, selama tiga tahun di bangku SMP terhitung baru dua kali dirinya ganti sepatu sampai lulus.

    “Ya mau bagaimana lagi, orang tua saat itu sangatlah sederhana dan terbatas kemampuannya,” jelas AH.

    Yang lebih menarik perhatian, di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, dulu aliran listrik belum masuk di kediamannya.

    “Waktu saya sekolah di kampung, dulu belum ada listrik. Jadi belajar pakai botol atau kaleng isinya minyak dan dipakaikan sumbu. Tapi saya tetap berusaha, alhamdulillah selalu ada peningkatan,” paparnya.

    Seperti anak pada umumnya, selepas pulang sekolah AH juga kerap bermain hingga azan magrib berkumandang. Ketika hari libur sekolah, AH sering kali turun membantu sang ibunda berdagang di pasar.

    “Kadang saya temani ibu saya juga jualan kalau hari libur. Jual semacam bawang tomat, hari minggu ibu saya subuh sudah berangkat jadi saya temani ikut ke pasar sampai jam 11 baru pulang,” jelasnya.

    Saat masuk perguruan tinggi, AH ternyata sempat menjadi seorang kuli bangunan sembari kuliah. Sama seperti SMP dulu, ketika libur AH selalu satu hari full ikut membantu tukang dengan bayaran yang murah.

    “Kalau hari biasa tidak terlalu padat tugas, saya ambil setengah hari. Kalau tidak ada kegiatan, full saya ambil pekerjaan itu. Selama tiga tahun lamanya di Makassar,” kata AH.

    Jadi ia tidak pernah sama sekali merasakan seperti mahasiswa pada umumnya yang nongkrong di warung kopi sambil bercerita.

    “Zaman saya dulu gak pernah merasakan seperti itu, motivasi saya selalu dari orang tua. Intinya tidak terlalu memikirkan diri sendiri, yang terpenting kedua orang tua terlebih dahulu,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    May 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    March 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    March 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    March 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    MUI Kaltim Terbitkan 7 Poin Tausiah, Nyatakan Nikah Batin Haram dan Pelecehan Seksual Dosa Besar

    SittiJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur (Kaltim) menerbitkan tujuh poin tausiah sebagai…

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.