Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    July 31, 2026

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Produksi Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung Melemah
    Advertorial

    Produksi Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung Melemah

    SeliBy SeliMay 10, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutai Timur, Wahyudi Nor saat diwawancarai media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa (4/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Selain akibat dari penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD), Jeruk Borneo Prima yang lahir di Kecamatan Rantau Pulung juga telah tergeser oleh keberadaan perkebunan kelapa sawit.

    Kuantitas Jeruk Borneo Prima yang lahir di Kecamatan Rantau Pulung semakin berkurang. Bahkan petani di wilayah tersebut sudah enggan mengembangkan tanaman jeruk tersebut.

    Salah satu alasannya lantaran perkebunan Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung terkena penyakit CVPD.

    “Penyakit CVPD ini membuat petani di Rantau Pulung enggan mengembangkan Jeruk Borneo Prima karena penyakit ini menimbulkan traumatis yang luar biasa,” ungkap Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutim, Wahyudi Nor saat diwawancarai Insitekaltim.com di Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, beberapa hari yang lalu.

    Pasalnya penyakit CVPD ini dapat mematikan tanaman jeruk secara besar-besaran. Yudi, sapaan akrabnya, menyampaikan hal itu terjadi karena PT Kaltim Prima Coal (KPC) membawa produk jeruk dari luar daerah yang terserang penyakit CVPD tersebut.

    Pada akhirnya penyakit CVPD tersebut menular kepada Jeruk Borneo Prima.

    “Selain itu, keberadaan Jeruk Borneo Prima di Rantau Pulung ini telah tergeser oleh perkebunan sawit,” ujar Yudi.

    Masuknya perkebunan kelapa sawit di daerah Rantau Pulung secara besar-besaran dapat menggeser lahan pertanian jeruk tersebut. Yudi menambahkan, Jeruk Borneo Prima juga sangat menyukai daerah yang berair.

    “Jika disandingkan dengan tanaman kelapa sawit maka akan kalah,” tutup Yudi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    SittiJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Samarinda mulai menyambut peserta didik baru tahun…

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026

    Di Tengah Isu PHK, Disnakertrans: Pengangguran Kaltim Justru Turun

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,249 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.