Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Produksi Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung Melemah
    Advertorial

    Produksi Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung Melemah

    SeliBy SeliMei 10, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutai Timur, Wahyudi Nor saat diwawancarai media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa (4/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Selain akibat dari penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD), Jeruk Borneo Prima yang lahir di Kecamatan Rantau Pulung juga telah tergeser oleh keberadaan perkebunan kelapa sawit.

    Kuantitas Jeruk Borneo Prima yang lahir di Kecamatan Rantau Pulung semakin berkurang. Bahkan petani di wilayah tersebut sudah enggan mengembangkan tanaman jeruk tersebut.

    Salah satu alasannya lantaran perkebunan Jeruk Borneo Prima di Kecamatan Rantau Pulung terkena penyakit CVPD.

    “Penyakit CVPD ini membuat petani di Rantau Pulung enggan mengembangkan Jeruk Borneo Prima karena penyakit ini menimbulkan traumatis yang luar biasa,” ungkap Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutim, Wahyudi Nor saat diwawancarai Insitekaltim.com di Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, beberapa hari yang lalu.

    Pasalnya penyakit CVPD ini dapat mematikan tanaman jeruk secara besar-besaran. Yudi, sapaan akrabnya, menyampaikan hal itu terjadi karena PT Kaltim Prima Coal (KPC) membawa produk jeruk dari luar daerah yang terserang penyakit CVPD tersebut.

    Pada akhirnya penyakit CVPD tersebut menular kepada Jeruk Borneo Prima.

    “Selain itu, keberadaan Jeruk Borneo Prima di Rantau Pulung ini telah tergeser oleh perkebunan sawit,” ujar Yudi.

    Masuknya perkebunan kelapa sawit di daerah Rantau Pulung secara besar-besaran dapat menggeser lahan pertanian jeruk tersebut. Yudi menambahkan, Jeruk Borneo Prima juga sangat menyukai daerah yang berair.

    “Jika disandingkan dengan tanaman kelapa sawit maka akan kalah,” tutup Yudi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Air menjadi kebutuhan yang paling terasa ketika kemarau datang. Saat sumber air…

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,342 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.