Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026

    Kasus Dugaan Malapraktik di AWS Jadi Ujian Kepercayaan Publik, Dewas Turun Evaluasi

    Juni 1, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Dinkes Kutim Tepis Isu Penurunan Efektivitas Vaksin Sinovac 
    Advertorial

    Dinkes Kutim Tepis Isu Penurunan Efektivitas Vaksin Sinovac 

    SeliBy SeliApril 17, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Bahrani Hasanal saat diwawancarai oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa lalu (13/4/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Dinkes Kutim) menepis isu miring persoalan penurunan efektivitas Vaksin Sinovac.

    Maraknya isu miring perihal Vaksin Sinovac yang diimpor oleh Indonesia dari negara China meresahkan masyarakat yang awam perihal kesehatan khususnya vaksin. Hal itu juga dapat menjadikan salah satu penyebab masyarakat enggan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan secara masal ini.

    “Vaksin Sinovac memiliki efektivitas lebih dari 50 persen. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO) syarat standar efektivitas vaksin minimal sebesar 50 persen,” ujar Kepala Dinkes Kutim, Bahrani Hasanal kepada media Insitekaltim.com saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinas Kesehatan Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta beberapa hari yang lalu.

    Bahrani, mantan Direktur RSUD Kudungga Sangatta itu juga menjelaskan bahwa vaksin Sinovac masih masuk kriteria standar efektivitas vaksin Covid-19.

    Ia juga menyampaikan bahwa salah satu alasan pemerintah mengimpor Vaksin Sinovac karena mudah didapatkan.

    “Sedangkan akhir-akhir ini negara produsen vaksin banyak yang menahan produknya lantaran akan digunakan untuk masyarakatnya sendiri. Sehingga distribusi vaksin termasuk Vaksin Sinovac mulai tersendat,” jelas Bahrani

    Untuk itu, Bahrani mengimbau kepada masyarakat bahwasanya masyarakat tidak perlu memikirkan hal seperti keefektifan vaksin yang datang ke Indonesia. Dalam hal ini tentunya pemerintah tidak akan mengimpor produk yang merugikan negaranya sendiri.

    “Bahkan dari Komisi Nasional (Komnas) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ( KIPI) Indonesia menyatakan bahwa tidak ada efek samping yang tinggi dari Vaksin Sinovac,” pungkas Bahrani.

    Hal itu menunjukkan bahwa Vaksin Sinovac yang digunakan di Indonesia masih tergolong aman. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat mendukung program vaksinasi massal dari pemerintah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    R’syaJuni 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat akan…

    Kasus Dugaan Malapraktik di AWS Jadi Ujian Kepercayaan Publik, Dewas Turun Evaluasi

    Juni 1, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026

    Libur Hari Lahir Pancasila, Edulab Samarinda Dipadati Pengunjung

    Juni 1, 2026

    PTTUN Jakarta Menangkan Kubu Teguh Sumarno, PGRI Kaltim Minta Konflik Internal Disudahi

    Juni 1, 2026
    1 2 3 … 3,114 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.