Reporter: Syifa – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Komunitas, kerukunan dan paguyuban di Kutai Timur silih berganti menunjukkan kreativitas seni budaya. Mereka turun ke berbagai tempat-tempat keramaian semata-mata untuk membantu saudara yang terkena bencana.

Menjawab panggilan jiwa, Paguyuban Reog Ponorogo se-Kutai Timur turut mengadakan pertunjukkan reog di Polder Ilham Maulana Sangatta, Minggu (24/1/2021) sore.
Sebenarnya pertunjukan tersebut diselenggarakan mulai Sabtu (23/1/2021), hingga Minggu (24/1/2021). Sesuai ijin yang dikantongi, mulai dari pukul 15.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita.
Andi Sanjoko, Ketua Paguyuban Reog Singolarang Cempaka Putih mengaku tujuan diadakannya pertunjukan ini untuk melakukan penggalangan dana yang akan diberikan kepada korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.
Terkait paguyuban yang terlibat, Andi menerangkan bahwa dua perguruan pencak silat berada di balik digelarnya pertunjukan tersebut.
“Acara ini melibatkan seluruh paguyuban reog se-Kutai Timur yang didukung oleh dua perguruan pencak silat yaitu dari Persaudaraan Setia Hati Terate dari pusat Madiun dan Pencak Silat Cempaka Putih dari pusat Magetan,” ujarnya.

Dikatakan Andi, hadir berbagai perwakilan dari berbagai kecamatan seperti Kecamatan Rantau Pulung, Bengalon, dan Sangatta Utara yang tergabung menjadi satu di Paguyuban Reog Ponorogo.
“Untuk penampilan tadi kita kolaborasi reog, dari seluruh perwakilan Rantau Pulung, Bengalon dan Sangatta Utara. Ada tari jathilan dari Rantau Pulung dan Sangatta. Kemudian ada Tari Bujang Ganong,” terangnya.
Mengenai target terkumpulnya dana, Andi mengaku tidak memiliki target secara spesifik karena menggelar pertunjukan hanya atas dasar panggilan jiwa.
“Kalau dana targetnya kita tidak ada, karena ini mandiri yang kita selenggarakan atas panggilan jiwa,” tukasnya.
Nantinya, dana yang terkumpul akan disalurkan oleh ketua paguyuban ke KBBKT yang ada di Sangatta. Selanjutnya KBBKT yang akan memberikan bantuan tersebut secara langsung kepada korban bencana.
“Untuk pemberian dana kita masih koordinasi apakah besok atau besok lusa, karena ini harus secepatnya,” pungkas Andi.
