Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    April 22, 2026

    Respons Lewat Media Sosial, Rudy Mas’ud Sebut Aspirasi Massa Sangat Berarti dan Berkelas

    April 22, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»FGD di Polres Paser, Hendra Wahyudi : Semoga Tidak Ada Klaster Baru
    Advertorial

    FGD di Polres Paser, Hendra Wahyudi : Semoga Tidak Ada Klaster Baru

    AdminBy AdminOktober 8, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Ahmad – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Tana Paser – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser Hendra Wahyudi hadiri Focus Group Discussion (FGD) Polres Paser bersama perwakilan serikat buruh setempat.

    Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengatakan bahwa kehadirannya untuk berdiskusi terkait penolakan buruh pada aturan UU Cipta Kerja dan terkait kamtibmas wilayah Kabupaten Paser.

    Menanggapi maraknya aksi penolakan omnibus law baik yang tersebar di media sosial maupun media cetak, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi melihat ada dua sisi persepsi. Satu sisi ada hak buruh yang diperjuangkan, sementara di sisi lain Undang-Indang Cipta Kerja itu sudah dikaji secara komprehensif oleh pemerintahan dan DPR RI.

    “Semoga tidak ada klaster baru terhadap penolakan tersebut, mengingat Indonesia masih berlangsung penyebaran Covid-19,” kata Hendra Wahyudi kepada insitekaltim, Kamis (8/10/2020).

    Ia juga berjanji akan ikut menyuarakan, melalui DPRD Paser. Sebelumnya mereka juga sudah bersurat ke DPR RI terkait penolakan sebelum disahkannya undang-undang tersebut.

    “Berharap ini kondusif, karena melihat adanya Covid-19 masih belum reda dan waspada adanya klaster baru,” pintanya.

    Di samping adanya gejolak penolakan aturan omnibus law diharapkan juga agar tidak ada penggiringan dimasa pilkada Paser berlangsung ,yang menyebabkan perpecahan sehingga menimbulkan tidak kondusifitas nya daerah.

    “kembali lagi disampaikan pada semua serikat buruh yang hadir bahwa DPRD Paser akan ikut berjuang menyampaikan aspirasi buruh,namun kami punya batas batasan dalam menyampaikan aspirasi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    Andika SaputraApril 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun…

    Respons Lewat Media Sosial, Rudy Mas’ud Sebut Aspirasi Massa Sangat Berarti dan Berkelas

    April 22, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026
    1 2 3 … 3,066 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.