
Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Tingkat kriminal di beberapa daerah mulai meninggi, ini salah satu faktor dari dampak Covid-19, sehingga perlu adanya kewaspadaan dari seluruh elemen masyarakat dalam menyikapi persoalan yang sedang kita hadapi bersama saat ini.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Andi Harun, mengatakan dalam menghadapi situasi seperti ini kami menyarankan kepada pemerintah provinsi Kaltim, terutama kabupaten/kota agar melakukan penanganan terpadu.
“Karena masalah dampak Covid-19 ini tentu pengaruhnya sangat besar dan ini yang sedang kita upayakan penanganannya agar masyarakat tidak panik,” ucapnya, Kamis (23/4/2020)
Ia menjelaskan, pemerintah harus memberikan bantuan terpadu tidak hanya dari sektor kesehatan, sosial dan ekonomi. Namun harus melihat dari sektor keamanan maupun ketertiban masyarakat.
“Kapolres, Kapoltabes, Kapolda harus dilibatkan. Waspada adanya potensi gangguan keamanan maupun ketertiban,” ujarnya.
Lebih lanjut Ketua DPD Partai Gerindra ini, menjelaskan mengatasi hal ini tidak bisa dipikirkan sendiri oleh aparat kepolisian. Namun harus diberikan dukungan pemerintah.
“Dukungan pemerintah ini termasuk dari sisi anggaran,” sambungnya.
Kata dia, terjadi tindak kriminal, akibat terjadi perlambatan ekonomi. Industri menurun sehingga berdampak pada sektor ketenagakerjaan.
“Dan menurunnya pendapatan penghasilan masyarakat,” tutupnya.
