
Reporter: Dina – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Dampak pandemi Covid-19 jelas tak hanya berimbas pada dunia usaha. Juga berdampak pada sistem pembelajaran di sekolah.
Komisi IV, yang bersinggungan langsung dengan pendidikan memberikan masukan, terkait sistem pembelajaran tepat saat kondisi pandemi Covid-19 ini. Disampaikan Ketua Komisi IV, DPRD Kaltim, Rusman Yaqub, kepada Institekaltim melalui telepon selulernya Senin (20/4/2020).
Ia meyakini, terjadi perubahan dari segi metode pembelajaran maupun konsep pembelajaran yang diterapkan. Dirinya sudah melakukan koordinasi bahwa model pembelajarannya harus bisa melatih kesabaran dan yang terpenting bagaimana siswa disiplin,”ucapnya.
Lanjutnya, dengan cara memberikan pekerjaan rumah, itu juga kurang maksimal. Apalagi di Sekolah Dasar, karena tingkat pemahaman mereka masih kurang.
“Saya kira masih memerlukan tenaga pendampingan dalam mengerjakan soal yang diberikan,” beber Rusman Ya’qub.
Selain itu, berkenaan soal Pilihan Ganda (PG). Menurutnya kurang tepat kalau diberikan saat seperti ini. Diyakini mereka tidak mungkin diawasi orangtua sehingga membuat siswa kurang kreatif. Alangkah baiknya, soal PG diganti soal essay. Tinggal bagaimana mereka mengemas soal menjadi lebih mudah.
“Misalnya ditanyakan terkait pandangan atau tanggapan mereka. Jelas nantinya jawaban tersebut merupakan hasil pemikiran sendiri,” tutupnya.
