
Reporter : Hilda – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Ditabraknya pilar Jembatan Mahakam pada Minggu (17/11/2019) lalu oleh Tongkang BG Financia 37 menyisakan PR tersendiri bagi pemangku kebijakan. Pasalnya, bukan sekali dua kali pilar ini tertabrak.
Disebutkan oleh Hasanuddin Mas’ud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, terhitung sejak Oktober-November pilar jembatan mahakam tertabrak sebanyak 6 kali. Dengan ini, Badan Pelaksana Jalan Nasional dan Komisi III sepakat untuk menutup sementara kolong jembatan selama masa perbaikan.
“Kemarin itu sedang masa perbaikan dan ditabrak. Kita koordinasi dulu sama operator, dalam hal ini berkaitan dengan SOP dan pelindo,” ujarnya saat ditemui usai rapat paripurna, Selasa (17/12/2019) di Lantai 6 DPRD Kaltim
Meski belum terlaksana, saat ini diterapkan sistem giliran. Di mana, kapal yang lewat harus dipandu dan assist terlebih dahulu.
“Kita punya rekomendasi itu dikerjakan, makanya belum ditutup. Target penyelesaian Desember. Makanya harus dikebut,” pungkasnya.
