Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»476 Nakes TK2D Kutim Bisa Ikuti Seleksi PPPK
    Advertorial

    476 Nakes TK2D Kutim Bisa Ikuti Seleksi PPPK

    AdminBy AdminJuni 6, 2022Updated:Juni 6, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Sangatta – Sebanyak 476 orang tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah masuk dalam database Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dan bisa mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

    Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinkes Kutim, Bahrani Hasanal kepada awak media usai acara rapat paripurna di Kantor DPRD Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (6/6/2022)

    “Dari 800an nakes tenaga kerja kontrak daerah (TK2D), sekitar 476 orang telah diinput ke database Kemenkes RI dan sudah bisa mengikuti seleksi PPPK,” ungkapnya.

    Kemudian, 476 nakes tersebut diperbolehkan mengikuti seleksi PPPK atau CPNS yang diadakan setiap tahun. Dimana jika dalam seleksi tersebut diloloskan secara keseluruhan maka kebutuhan nakes di Dinkes Kutim akan terpenuhi.

    “Kalau tahun lalu sekitar 89 nakes sudah lolos jadi PPPK, nanti yang 476 TK2D itu bisa ikut seleksi PPPK tahun berikutnya,” ucapnya.

    Pengusulan nakes TK2D menjadi calon PPPK merupakan langkah awal Dinkes untuk menyikapi kebijakan pemerintah pusat soal penghapusan TK2D di tahun mendatang. Pasalnya, masih banyak nakes berstatus TK2D yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes).

    “Masih banyak nakes yang berstatus TK2D, kalau tidak ada TK2D nanti siapa yang membantu kami bekerja,” tuturnya.

    Namun, saat ini Dinkes Kutim masih memperjuangkan sekitar 250an orang lebih nakes yang masih berstatus TK2D agar masuk ke database Kemenkes RI.

    Maka dari itu pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Kaltim serta Pemkab Kutim terkait nakes yang masih memiliki status TK2D.

    “Makanya ini sedang kami upayakan nakes TK2D kami untuk melengkapi berkas-berkasnya agar bisa masuk dalam database Kemenkes RI dan bisa mengikuti seleksi PPPK,” jelasnya.

    Ia mendukung Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim untuk menyuarakan bahwa nakes TK2D tetap bisa difungsikan seperti biasa meski berganti status sebagai PPPK. Pasalnya, nakes TK2D sangat membantu Dinkes Kutim dalam memberikan pelayanan masyarakat.

    “Apalagi di masa Covid-19 seperti ini, kita merasa sangat terbantukan oleh mereka (nakes TK2D),” tutupnya.

    Kadinkes Lolos PPPK Nakes Kutim TK2D
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.