Insitekaltim, Samarinda — Rasa haru dan bahagia menyelimuti Andi Abdul Rasyad (65), salah satu jemaah haji asal Samarinda Seberang, Kota Samarinda yang akhirnya berangkat ke Tanah Suci tahun ini setelah menunggu selama 14 tahun.
Momen itu dirasakan Andi saat mengikuti pelepasan jemaah haji Kota Samarinda di Gor Segiri, Minggu, 5 April 2026.
Ia mengaku telah mendaftar haji sejak tahun 2012 melalui jalur reguler. Setelah penantian panjang, tahun ini menjadi kesempatan yang dinantikannya.
“Alhamdulillah, bahagia. Sangat bahagia,” ujarnya singkat.
Berangkat seorang diri, Andi menyebut istrinya telah lebih dulu menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk menjalankan ibadah.
Ia mengatakan, persiapan utama yang dilakukan menjelang keberangkatan adalah menjaga kondisi fisik agar tetap sehat, mengingat usianya yang telah memasuki kategori lanjut usia.
“Persiapan salah satunya ya kesehatan fisik. Alhamdulillah siap, insyaallah siap,” katanya.
Terkait fasilitas dan pelayanan yang diberikan, Andi menilai penyelenggaraan haji tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
“Sudah diarahkan dengan baik, petugas-petugasnya juga lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan harapan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Harapannya semua berangkat sehat, pulang juga sehat, dan menjadi haji mabrur,” tuturnya.
Menanggapi rencana bantuan dari pemerintah daerah berupa uang saku, Andi berharap kebijakan tersebut dapat terealisasi, meskipun menurutnya hal itu bukan menjadi penentu utama keberangkatan.
“Kalau ada alhamdulillah, kalau tidak ada ya tetap bersyukur,” pungkasnya.

