Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»10 tahun Tertinggi, DBD Meneror Anak – Anak dan Para Pekerja di Bontang
    Advertorial

    10 tahun Tertinggi, DBD Meneror Anak – Anak dan Para Pekerja di Bontang

    MartinusBy MartinusMei 8, 201901 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto (yuli) : Hasil uji lab dari dinkes Bontang, temukan Jentik nyamuk Aedes aegypti di beberapa daerah 

    Insitekaltim,Bontang – Kasus Demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bontang pada tahun 2019 menjadi 10 tahun paling tertinggi di Kota Taman. Meskipun Pemerintah kota belum menetapkan sebagai Kasus Luar Biasa (KLB) namun masyarakat diminta untuk tetap terus waspada.
    Kasi Survailance dan Imunisasi MR, Dinkes Bontang, Adi permana mengatakan angka lonjakan tertinggi 10 tahun terakhir disebabkan curah hujan yang meningkat di awal tahun. Sejak tahun 2008 hingga 2018 kasus DBD tertinggi terjadi pada tahun 2016 sebanyak 523 kasus, 11 diantaranya meninggal dunia. Sementara pada tahun 2018 lalu kasus DBD hanya mencapai 183 dengan 2 orang diantaranya meminggal dunia. Sementara pada awal tahun 2019 saja sudah ada 242 orang DBD, 63 diantaranya positif sementara sisanya masih gejala.
    “Semua rumah sakit di kota Bontang merawat pasien DBD, ini menjadi paling tinggi 10 tahun terakhir,” jelasnya.

    Adi mengatakan meskipun DBD yang terjadi pada tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya, namun tidak menimbulkan korban jiwa, lantaran cepat di tangani.
    “Yang menjadi penyebab meninggal dunia itu, karena lambatnya penanganan, atau pemeriksaan sehingga pasien tidak tertolong,” jelasnya.(yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Andika SaputraAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Aris Mulyanata…

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.