Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mendorong pengembangan Sekolah Lansia di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia mengatakan, pembukaan Sekolah Lansia yang keempat ini menjadi langkah positif dalam memberikan ruang bagi lansia untuk tetap aktif, sehat, dan terlibat dalam kegiatan sosial.
“Ini adalah pembukaan sekolah lansia yang keempat. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berkembang di wilayah lainnya,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Menurutnya, keberadaan sekolah lansia tidak hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial para peserta.
Dengan adanya program ini, lansia diharapkan tetap memiliki semangat hidup serta merasa dihargai dalam lingkungan sekitarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak termasuk organisasi dan komunitas yang turut berperan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut secara swadaya.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Saefuddin menekankan pentingnya peran keluarga dalam memperhatikan dan membahagiakan para lansia.
Ia mengingatkan bahwa lansia merupakan sosok yang harus dihormati dan dijaga kesejahteraannya.
“Lansia harus kita hormati, kita hargai, dan kita bahagiakan. Karena mereka adalah bagian penting dalam kehidupan kita,” tegasnya.
Ia berharap melalui program sekolah lansia, para peserta tidak hanya mendapatkan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga mampu menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna.
Selain itu ia juga mendorong agar kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, sehingga semakin banyak lansia yang merasakan manfaatnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kota Samarinda optimistis program ini dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam menciptakan lansia yang sehat, aktif, dan tetap berdaya di tengah masyarakat.

