Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»UMKM Lansia Cenderung Gunakan Cara Tradisional, Sulit Berkembang
    DPRD Samarinda

    UMKM Lansia Cenderung Gunakan Cara Tradisional, Sulit Berkembang

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 31, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Hj Laila Fatihah mengatakan bahwa pedagang UMKM yang berusia 50 hingga 60 tahun ke atas biasanya hanya berjualan dengan cara tradisional.

    Menurutnya hal ini membuat usaha UMKM para lansia kurang maju. Karena hanya berputar pada permodalan Rp100 ribu untuk mendapat Rp150 ribu. Teknik semacam ini hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari hari saja.

    “Omset seperti itu kan karena apa? Ketidaktahuan,” terang Laila Fatihah pada Rabu, (31/5/2023).

    Politikus dengan gelar sarjana ekonomi itu merasa bahwa kalaupun para lansia tidak mampu mengembangkan usahanya, maka anak-anak mereka harus berperan membantu.

    “Kalau orang tuanya tidak bisa, kan anaknya bisa inisiatif untuk membantu, ” kata Laila.

    Selain karena faktor ketidaktahuan, banyak di antara mereka yang tidak ingin keluar dari zona nyaman. Keadaan dimana mereka merasa kebutuhan sehari-hari telah tercukupi, maka tidak perlu mengembangkan usaha. Cukuplah dengan usaha yang sudah ada.

    Padahal dewasa ini, kemajuan teknologi digital sudah tidak bisa dihindari. Pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial, bahkan ini lebih efektif dengan pasar yang lebih luas. Pasalnya, penyebaran informasi melalui media sosial saat ini sudah sangat cepat.

    Laila juga menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang telah lansia biasanya tidak terpikir untuk menambah modal juga tidak mengetahui dari mana kiranya mereka bisa mendapatkan penambahan modal usaha.

    Dia juga menyinggung peran pemerintah untuk mendampingi dan membimbing pelaku UMKM khususnya di Kota Samarinda.

    Dia yakin fenomena ini hanya terjadi pada pedagang usia lanjut, meski tidak juga seluruhnya. “Mereka yang masih di bawah usia lanjut biasanya telah melihat pentingnya penggunaan media sosial,” tutup Laila.

    DPRD UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pernah membuka media sosial tanpa tujuan, menggulir layar dari satu unggahan ke…

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.