Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    August 5, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Tongkang Lepas Kendali di Sungai Mahakam, Rumah Warga Jadi Korban
    Samarinda

    Tongkang Lepas Kendali di Sungai Mahakam, Rumah Warga Jadi Korban

    RidhoBy RidhoJanuary 4, 2026Updated:February 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi dapur Djawati usai ditabrak tongkang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sebuah rumah warga di bantaran Sungai Mahakam mengalami kerusakan parah setelah ditabrak kapal tongkang pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026. Bagian dapur rumah dilaporkan hancur dan sejumlah barang hanyut terbawa arus sungai.

    Teks: Djawati salah satu warga yang terdampak saat ditemui awak media

    Djawati, warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.15 Wita. Ia mengaku terbangun setelah mendengar teriakan anaknya yang memperingatkan adanya tongkang yang mendekat ke arah rumah.

    “Anak saya sempat teriak, awas pak ada ponton mau nabrak. Saya langsung terbangun belum sempat apa-apa, tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras,” ujar Djawati saat ditemui awak media.

    Ia menjelaskan, saat kejadian seluruh anggota keluarga berada di dalam rumah, termasuk tiga anaknya. Kondisi panik membuat dirinya sempat gemetar hingga harus ditarik oleh anggota keluarga lain untuk menyelamatkan diri.

    “Begitu kejadian semua langsung dievakuasi keluar rumah,” ungkapnya.

    Djawati yang telah menempati rumah tersebut sejak 1988 menyebutkan, tongkang menghantam bagian belakang rumahnya tepat di area dapur. Akibatnya, seluruh perabot dan perlengkapan dapur jatuh ke sungai.

    “Semua yang ada di dapur jatuh ke sungai mulai dari peralatan dapur, stok makanan, sampai solar cell dan keramba juga hanyut,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua RT 17 Jalan Cipto Mangunkusumo Setia Budi mengatakan, kapal tongkang tersebut tidak sedang melakukan proses pengolongan atau melintas di bawah Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) saat kejadian terjadi.

    “Kapal itu tidak melakukan pengolongan. Dari pengamatan kami tongkang tersebut larut dari arah hulu. Ada kapal asistensi yang sempat membantu tetapi baling-balingnya terlilit tali,” ujar Setia Budi.

    Ia menambahkan, di lokasi kejadian terdapat dua kapal, dan tongkang yang menabrak rumah warga diduga bernama Blora 7. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologi teknis penyebab tongkang tersebut lepas kendali.

    “Kami tidak tahu persis bagaimana kejadiannya yang jelas tongkang sudah mengarah ke rumah warga di pinggiran sungai dan kemudian menghantam rumah,” katanya.

    Menurut Setia Budi, kerusakan terparah terjadi pada bagian dapur rumah Djawati yang langsung terkena hantaman tongkang. Ia mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut dari posisi yang lebih tinggi.

    “Saya lihat langsung karena saya berada di atas jadi sangat jelas. Rumah itu yang terkena langsung oleh tongkang,” ungkapnya.

    Setelah menabrak rumah warga, lanjut Setia Budi, tongkang sempat ditahan oleh dua kapal. Namun upaya tersebut tidak berjalan maksimal karena kapal penahan mengalami gangguan teknis.

    “Sesudah menabrak rumah warga, tongkang sempat ditahan dua kapal, tapi tidak bisa berfungsi karena baling-balingnya terlilit. Akhirnya tongkang bergeser pelan mengikuti arus Sungai Mahakam ke arah Jembatan Mahulu,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    July 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    July 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    July 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    July 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    July 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    July 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    R’syaAugust 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan Surat Teguran Pertama kepada YouTube setelah…

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    August 5, 2026

    Overkapasitas, Lapas Baru Bayur Disiapkan Tampung 2.000 Narapidana

    August 5, 2026
    1 2 3 … 3,260 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.