Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi
    Politik

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    IraBy IraJuni 10, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menegaskan, ketidakhadirannya dalam Rapat Paripurna ke-12 DPRD Kaltim yang mengagendakan usulan hak angket. Bukan karena instruksi fraksi, melainkan sikap politik pribadi yang sejak awal tidak sejalan dengan penggunaan hak angket.

    Menurut Sarkowi, hak pengawasan DPRD merupakan hak personal setiap anggota dewan, bukan keputusan yang mengikat seluruh fraksi.

    “Saya sudah jelas dari awal menyampaikan, bahwa saya tidak setuju dengan hak angket. Hak pengawasan DPR itu hak personal anggota, bukan hak fraksi,” kata Sarkowi kepada wartawan di Gedung D DPRD Kaltim, Rabu, 10 Juni 2026.

    Ia menilai, mekanisme yang lebih tepat untuk mengklarifikasi berbagai persoalan yang berkembang adalah melalui hak interpelasi, bukan langsung menggunakan hak angket.

    “Menurut saya harus bertahap. Ditanya dulu melalui forum interpelasi, gubernur dan perangkatnya memberikan penjelasan. Baru setelah itu bisa dinilai langkah selanjutnya. Jadi yang lebih pas menurut saya adalah interpelasi,” ujarnya.

    Sarkowi mengakui, sengaja tidak mengikuti rapat paripurna karena kehadirannya akan tercatat sebagai bagian dari pemenuhan syarat kuorum.

    Menurutnya, apabila hadir dalam rapat tersebut, sikap politik yang selama ini ia sampaikan akan menjadi tidak konsisten.

    “Kalau saya hadir dan tercatat sebagai peserta paripurna, berarti saya ikut memenuhi syarat forum angket. Itu menjadi ambigu dengan sikap politik yang sejak awal saya sampaikan,” katanya.

    Terkait absennya, mayoritas anggota Fraksi Golkar dalam rapat paripurna, Sarkowi membantah, adanya instruksi khusus untuk tidak menghadiri rapat.

    Ia menjelaskan, seluruh anggota Fraksi Golkar berada di kantor DPRD karena sedang melaksanakan agenda rapat fraksi rutin yang telah dijadwalkan sebelumnya.

    “Bukan instruksi untuk tidak hadir. Kami memang ada rapat fraksi rutin. Jadi tidak ada upaya menghalangi paripurna. Paripurna tetap kami hormati dan itu hak teman-teman yang mengusulkan angket,” tegasnya.

    Menurut dia, keputusan menghadiri atau tidak menghadiri rapat paripurna merupakan sikap politik masing-masing anggota dewan.

    Sarkowi juga menegaskan, mekanisme hak angket harus mengikuti tata tertib DPRD yang mensyaratkan kehadiran minimal tiga perempat anggota dewan atau 41 dari total 55 anggota DPRD.

    Karena kuorum tidak tercapai, maka proses selanjutnya harus dikembalikan ke mekanisme yang berlaku, yakni dijadwalkan ulang melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus).

    “Kalau tidak kuorum, ya kembali ke mekanisme DPRD. Dibawa lagi ke Banmus untuk dijadwalkan ulang,” katanya.

    Ia menambahkan, apabila dalam agenda berikutnya rapat paripurna kembali gagal memenuhi kuorum, maka pimpinan DPRD dan ketua-ketua fraksi akan membahas langkah selanjutnya melalui rapat pimpinan.

    “Kalau berkali-kali tidak kuorum, berarti harus dievaluasi lagi. Karena secara substansi itu menunjukkan usulan angket tidak memenuhi syarat untuk dilaksanakan,” ujarnya.

    Sarkowi juga menilai DPRD Kaltim tidak perlu kembali berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri terkait persoalan kuorum hak angket. Menurutnya, seluruh skenario tersebut sudah dibahas saat konsultasi sebelumnya.

    “Waktu konsultasi ke Kemendagri itu sudah dibahas sampai soal kuorum dan kalau tidak kuorum bagaimana. Jadi sebenarnya pimpinan sudah memahami mekanismenya,” katanya.

    Meski muncul dinamika politik terkait usulan hak angket maupun mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRD, Sarkowi menegaskan aktivitas kelembagaan DPRD harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

    “Jangan sampai karena ada mosi tidak percaya atau perbedaan sikap politik kemudian kerja-kerja DPR terganggu. Yang dirugikan nanti masyarakat. Agenda-agenda DPR harus tetap berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.