Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Mobil operasional dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang salah satunya diberikan pada Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Bontang tidak ada pembiayaan operasionalnya.
SLB Negeri Kota Bontang mendapat mobil operasional dari Pemprov Kaltim pada beberapa hari yang lalu.

Selain Kota Bontang, Pemprov juga memberikan mobil kendaraan operasional kepada SLB Negeri Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara (PPU), Paser dan Mahakam Ulu. Sedangkan pada tahun lalu, Pemprov memberikannya kepada SLB Negeri Kutai Barat, Berau dan Sangatta, Kutai Timur.
“Beberapa hari yang lalu kami mendapat mobil operasional dari Pak Gubernur,” ungkap Kepala SLB Negeri Kota Bontang Margono kepada Insitekaltim.com di ruangannya, SLB Negeri Kota Bontang, Jalan Kapten Piere Tendean, Bontang Kuala, Selasa (27/7/2021)
Mobil tersebut dipergunakan untuk operasional kegiatan di SLB Negeri Kota Bontang seperti antar jemput siswa sekolah atau lomba. Lanjutnya, misal untuk mengantar siswa yang sakit ke Puskesmas.
“Misalnya juga untuk mengantarkan guru ke pertemuan khusus di luar sekolah,” imbuhnya.
Namun, dibalik itu, Pemprov Kaltim tidak memberikan anggaran untuk operasional maupun perawatan dari mobil tersebut. Anggaran operasional diserahkan pada pihak sekolah.
“Tapi tidak ada biaya operasionalnya, kata Pak Isran pinter-pinter kepala sekolahnya mengatur anggaran,” ucapnya.
Adapun kebutuhan operasional mobil tersebut misalnya bahan bakar.
Sementara ini pihak sekolah belum menemukan solusi akan hal itu. Ditambah lagi pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sehingga mobilitas keluar sekolah juga terbatas.
“Nanti kami menunggu regulasinya dari pemerintah seperti apa terkait anggarannya,” pungkasnya.

