Insitekaltim, Samarinda – Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada 21 April mendatang mendapat tanggapan dari Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur (Kaltim) Rusman Yaqub.
Aksi yang diinisiasi aliansi dari berbagai kalangan tersebut diperkirakan akan melibatkan sekitar 4.000 massa. Mereka disebut akan menyuarakan tuntutan terkait dugaan praktik nepotisme, serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak tepat di tengah kondisi efisiensi.
Menanggapi hal tersebut, Rusman menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi.
“Bagi kita itu adalah hak setiap warga negara untuk mengekspresikan aspirasinya,” ujarnya pada Sabtu malam, 11 April 2026 di Kopi Kuno, Samarinda usai menghadiri kegiatan Reaktualisasi Paguyubab KKSS berbasis Nilai-nilai Luhur Masyarakat Sulawesi Selatan Dalam Bingkai Organisasi Modern.
Namun demikian, ia mengingatkan penyampaian aspirasi tetap harus dilakukan melalui mekanisme dan jalur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Ekspresi aspirasi tentu ada mekanisme dan jalurnya, yang penting disampaikan secara konstitusional,” tegasnya.
Rusman juga memastikan Pemerintah Provinsi Kaltim terbuka terhadap berbagai kritik, masukan, maupun koreksi dari masyarakat. Menurutnya, di era saat ini tidak ada lagi ruang bagi pemerintah yang anti kritik.
“Tidak ada satu pun yang anti kritik. Semua aspirasi pasti akan didengar oleh pemerintah provinsi,” katanya.
Ia bahkan menilai kritik sebagai hal yang penting dan konstruktif dalam mendorong kinerja pemerintah agar lebih fokus dan terarah ke depan.
“Kritik itu justru menjadi obat bagi pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugas dengan lebih baik,” tambahnya.
Terkait rencana aksi tersebut, Rusman juga menyampaikan pesan kepada seluruh pihak agar tetap menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
“Kita harapkan Kaltim ini dijaga bersama kondusifitasnya, bahwa ada hal-hal yang perlu dibenahi, itu pasti. Tapi yang penting situasi tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

