“Kaltim bukan kompetitor IKN, justru sebagai komplementer, melengkapi. Justru kita hadir memberikan dukungan penuh kepada IKN,” tegas Akmal pada Senin (22/4/2024) di Studio R66 Media HQ, Kemang, Jakarta usai tampil di Podcast Helmy Yahya Bicara.
Browsing: IKN
“Pesta adat ini akan menjadi instrumen untuk mengenalkan Kutai Timur lebih jauh ke luar, nasional dan internasional,” tuturnya pada Sabtu (20/4/2024) di Lapangan Sepakbola Desa Nehas Liah Bing.
“Terkadang kita ini terlalu fokus dengan permasalahan yang ada, daripada mencari solusi dari permasalahan tersebut. Salah satunya SDM kita yang dianggap tidak baik-baik saja,” ungkapnya ketika dikunjungi wartawan MSI Group pada Rabu (10/4/2024).
“Kalau berbicara tentang apa yang perlu dibenahi tentu banyak ya, salah satunya banjir. Memang hal ini masalah sedari dulu yang sedang diatasi oleh pemimpin saat ini,” ungkap Nidya ketika dikunjungi di kediamannya pada Kamis (11/4/2024).
“Saya suka tariannya, bagus-bagus. Kenapa potensi bagus kita sembunyikan,” kata Akmal pada Jumat (5/4/2024) di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda saat menerima audiensi tokoh masyarakat Kaltim, Syaharie Jaang.
“ Kita beruntung dengan adanya IKN, setidaknya di jalur IKN , PPU (Penajam Paser Utara), Kukar (Kutai Kartanegara) dan Kubar (Kutai Barat) Itu tercover,” ujarnya.
“Ini yang kita sarankan kepada Menteri Bappenas disamping juga isu-isu strategis kita. Pertama tentang pelabuhan, kedua ketahanan pangan dan ketiga persoalan pentingnya disiapkan infrastruktur air,”
“Harus ada nilai tambahnya. Artinya hilirisasi produk ke depan harus meningkat,” pintanya pada Sabtu, (30/3/2024) di Hotel Royal Suite Balikpapan, saat melakukan diskusi bersama Founder Petani Muda Keren dan Duta Petani Milenial Kaltim.
“Harapannya tenaga kerja lokal kita bisa bersaing dan yang kami inginkan dan tentu kami usahakan, ketika Ibu Kota Nusantara hadir, 70 persen tenaga kerjanya berasal dari Kaltim,” ujarnya usai Rapat Paripurna ke-6 di Gedung B DPRD Kaltim, Senin (25/3/2024).
“ Kita perlu melihat IKN bukan sebagai sesuatu yang jauh, tetapi sebagai peluang nyata bagi masyarakat Kaltim. Selain memiliki kesempatan untuk bekerja di sana, masyarakat Kaltim juga dapat memanfaatkan fasilitas seperti tempat tinggal dan pendapatan yang tinggi,” ujarnya.
