Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    AminahBy AminahJuli 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Insiden pemadaman listrik berantai yang melanda Kota Samarinda dalam beberapa hari terakhir memicu dampak sistemik terhadap aktivitas perekonomian dan domestik.

    Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta aktivitas rumah tangga menjadi pihak yang paling dirugikan akibat kelumpuhan pasokan daya yang dipicu oleh gangguan teknis pada sejumlah gardu induk tersebut.

    Merespons gelombang keluhan publik, manajemen PT PLN (Persero) mendatangi Gedung DPRD Kota Samarinda untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf resmi kepada masyarakat melalui jajaran legislatif.

    Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menegaskan, pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan terjadwal ini telah memukul produktivitas pelaku usaha lokal yang operasional harian mereka bergantung penuh pada stabilitas arus listrik.

    “Dengan matinya PLN ini, tentu dari sektor UKM lah ya, UKM termasuk juga pelaku usaha sangat terdampak. Ditambah lagi juga ya kebutuhan rumah tangga, terutama ibu-ibu ya. Ibu-ibu kalau sudah PLN mati mungkin banyak yang apa aktivitasnya juga terkendala,” ujar Helmi usai menerima audiensi manajemen PLN di ruang kerjanya, Rabu, 8 Juli 2026.

    Berdasarkan laporan yang diterima dewan, gangguan teknis kali ini bersumber dari kerusakan pada sistem jaringan transmisi utama (gardu induk). Pihak PLN mengklaim telah menerjunkan tim teknis ke beberapa titik kerusakan dan menjanjikan pemulihan sistem secara bertahap dalam waktu dekat agar tidak berlarut-larut hingga akhir bulan.

    “Mereka mengharapkan mudah-mudahan dalam sehari dua hari ini itu segera teratasi yang jelas tadi kan informasinya ada beberapa titik mereka menyampaikan itu yang induk yang masih dalam proses perbaikan,” jelas Helmi

    Dalam pertemuan yang dihadiri langsung oleh kepala, manajer, dan divisi pemasaran PLN tersebut, Helmi juga memastikan tidak ada pembahasan maupun sinyal mengenai rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di tengah jebloknya keandalan layanan saat ini.

    Di luar persoalan pemadaman jangka pendek, DPRD Samarinda memanfaatkan momentum audiensi ini untuk mengkritisi buruknya kualitas jaringan distribusi sekunder di kawasan penyangga kota. Banyak tiang dan kabel udara di area pinggiran dinilai dipasang asal-asalan, tidak memenuhi spesifikasi teknis yang aman, serta mengabaikan estetika tata ruang.

    Legislatif mendesak PLN segera melakukan audit dan sinkronisasi infrastruktur kelistrikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemkot Samarinda guna menghindari potensi kecelakaan kerja atau korsleting di pemukiman padat.

    “Kami berharap PLN bisa bekerja sama dengan pemerintah kota bagaimana menata infrastruktur PLN itu menjadi lebih baik dulu. Terutama mungkin daerah-daerah yang mungkin pinggiran yang infrastrukturnya itu mungkin tidak sesuai dengan spek,” tandasnya.

     

    DPRD Samarinda Helmi Abdullah Listrik PLN Pemadaman Listrik PLN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Kontribusi Hotel Samarinda Menurun, DPRD Soroti Efisiensi Pemerintah

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.