Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    July 28, 2026

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»Sebagai Pilar Demokrasi, Jurnalis Wajib Paham Hukum
    Lainnya

    Sebagai Pilar Demokrasi, Jurnalis Wajib Paham Hukum

    MartinusBy MartinusJune 11, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kasubsi II Intelijen Kejari Kukar Firdaus Sulthon
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pers sebagai pilar keempat demokrasi tidak hanya dituntut menyampaikan informasi, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan pemahaman hukum. Hal ini menjadi penekanan utama Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara (Kejari Kukar) dalam memberikan dukungan terhadap pelatihan jurnalistik yang digelar oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kukar, pada 11–12 Juni 2025.

    Pelatihan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Polres Kukar, Tenggarong, diikuti oleh puluhan peserta dari Kukar dan Samarinda. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari media nasional dan organisasi pers, dengan tujuan membentuk insan pers yang profesional, berintegritas, dan sadar akan tanggung jawab sosial serta hukum.

    Kasubsi II Intelijen Kejari Kukar Firdaus Sulthon yang hadir mewakili lembaganya menyampaikan bahwa kejaksaan menyambut baik inisiatif JMSI dalam meningkatkan kapasitas wartawan lokal, terutama dalam menghadapi dinamika dunia digital yang kian kompleks.

    “Dengan adanya pelatihan seperti ini, para peserta bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prinsip dasar jurnalistik, mulai dari kode etik hingga teknik peliputan yang benar,” ujar Firdaus.

    Dalam iklim demokrasi, jurnalis memiliki peran vital sebagai pengawas sosial terhadap lembaga-lembaga publik, termasuk aparat penegak hukum. Namun, peran itu harus dijalankan dengan mengedepankan integritas, akurasi, dan kesadaran hukum.

    “Aktivitas jurnalistik adalah kontrol sosial yang penting. Tapi kontrol itu harus dijalankan dengan memahami batasan hukum dan etika,” jelasnya.

    Firdaus juga mengingatkan banyak tantangan hukum di lapangan yang bisa menjerat wartawan, terutama jika kurang memahami aturan main dan batas kewenangan. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini tidak hanya penting untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk membangun sinergi yang sehat antara dunia pers dan penegak hukum.

    “Kami berharap para jurnalis, khususnya di Kukar, bisa menjadi mitra strategis kami dalam menciptakan informasi yang berkualitas dan mencerahkan masyarakat,” tegasnya.

    Dalam kegiatan ini, peserta dibekali materi dari narasumber kredibel, seperti Ketua JMSI Kaltim Mohammad Sukri, Kontributor CNN Indonesia Suriyatman, Bendahara PWI Kaltim Heldyannur, dan Kepala Biro Samarinda Pos Wahidin Noor.

    Materi yang disampaikan meliputi etika jurnalistik, teknik menulis berita, wawancara efektif, peliputan lapangan, hingga tantangan dan peluang jurnalisme digital di era disinformasi.

    Pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kritis kepada para pemateri yang telah berkiprah puluhan tahun di industri media.

    Salah satu peserta, Romi, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami lebih jauh tentang tanggung jawab sosial jurnalis.

    “Saya baru benar-benar sadar bahwa menjadi wartawan bukan cuma soal menulis berita. Tapi juga menjaga etika, memahami hukum, dan berpihak pada kebenaran,” ungkapnya.

    CNN Indonesia Firdaus Sulthon JMSI Kukar Kejari Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    The Founding of YouTube A Short History

    July 14, 2026

    Elementor #81471

    July 2, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    June 7, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    May 1, 2026

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    February 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    February 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    SittiJuly 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda mengerucut hanya pada satu…

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026

    Kaltim Deklarasikan Gernas RANA, Upaya Pulihkan Kepercayaan Publik terhadap Pesantren

    July 28, 2026

    Andi Harun: Samarinda Maju Tak Boleh Kehilangan Identitas Budaya

    July 28, 2026
    1 2 3 … 3,243 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.