Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Nasional»Satgas UU Cipta Kerja Paparkan Strategi Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Daya Saing
    Nasional

    Satgas UU Cipta Kerja Paparkan Strategi Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Daya Saing

    LarasBy LarasAgustus 22, 2024Updated:Agustus 22, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Guest Lecture di Fisip Unmul Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua Kelompok Kerja Strategi Sosialisasi Satgas Undang-Undang (UU) Cipta Kerja Tim Asistensi Menteri Koordinator Perekonomian RI Dimas Oky Nugroho menegaskan UU Cipta Kerja bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi pekerja dan calon pekerja di Indonesia.

    Teks: Ketua Kelompok Kerja Strategi Sosialisasi Satgas UU Cipta Kerja Tim Asisten Menteri Koordinator Perekonomian RI Dimas Oky Nugroho

    Hal ini disampaikan dalam acara Guest Lecture di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, Samarinda pada Kamis (22/8/2024).

    Dalam paparannya, Dimas menjelaskan UU Cipta Kerja tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja dan calon pekerja, tetapi juga menawarkan kepastian hukum yang penting bagi investor, baik domestik maupun asing.

    “Kita ingin menciptakan lingkungan di mana investor merasa aman dan nyaman untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Dimas.

    Memastikan penyesuaian keterampilan tenaga kerja dengan tuntutan pasar yang terus berkembang, juga merupakan bagian dari UU Cipta Kerja.

    Di mana, tenaga kerja di masa depan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan mereka. Tidak hanya serta merta lulus dari sekolah atau kuliah sebagai modalnya bekerja, tetapi diperlukan skill tertentu yang relevan sesuai dengan kebutuhan pasar.

    UU Cipta Kerja, menurut Dimas, juga dirancang untuk menyelaraskan kepentingan pekerja dan investor guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.

    Mengatasi tantangan seperti pengangguran terdidik, Satgas UU Cipta Kerja aktif melakukan sosialisasi kepada berbagai segmen masyarakat, termasuk mahasiswa dan pelaku UMKM.

    “Anak muda dan UMKM harus siap menjadi pemenang dalam era baru ini,” tegas Dimas.

    Ia menambahkan bahwa pelatihan dan pengembangan keterampilan tenaga kerja menjadi fokus utama dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

    Pemerintah juga terus mengoptimalkan strategi untuk meningkatkan daya tarik investasi melalui regulasi yang jelas dan dukungan bagi pelaku usaha.

    “Dengan adanya UU Cipta Kerja, kami berharap dapat memberikan kepastian hukum dan mengurangi hambatan bagi investor,” katanya.

    Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat juga ditekankan sebagai kunci keberhasilan implementasi UU Cipta kerja.

    Dimas menegaskan bahwa Satgas UU Cipta kerja berkomitmen untuk memastikan undang-undang ini memberikan hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan iklim investasi terbaik di dunia,” pungkasnya.

    Dimas Oky Nugroho Satgas UU UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026

    Taman Tanjong Dipadati Pengunjung pada Hari Ketiga Lebaran, Jadi Favorit Wisata Keluarga

    Maret 23, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan sejumlah proyek strategis di Kota Tepian…

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.