Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    November 5, 2026

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Rusman Ya’qub: Guru Masih Banyak Menumpuk di Kota
    DPRD Kaltim

    Rusman Ya’qub: Guru Masih Banyak Menumpuk di Kota

    Adit MustafaBy Adit MustafaOktober 20, 2023Updated:Desember 4, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub menyatakan bahwa efisiensi sistem pengisian data pokok pendidikan (dapodik) bagi guru di Provinsi Kaltim masih belum mencapai tingkat yang diharapkan.

    Persoalan muncul saat informasi tentang guru yang berstatus ASN, honorer, dan PPPK dimasukkan ke dalam sistem. Rusman mencatat adanya ketidakseimbangan dalam perbandingan jumlah guru di Kaltim.

    “Secara rasio, sebenarnya sudah mendekati terpenuhi. Namun, permasalahan muncul ketika kita berbicara tentang distribusi guru berdasarkan bidang studi. Di sinilah masalahnya karena banyak guru yang menumpuk di kota,” ungkap Rusman belum lama ini.

    Dampak dari ketidakseimbangan ini adalah beberapa sekolah di daerah pinggiran mengalami kesulitan dalam hal ketersediaan guru untuk mata pelajaran tertentu, sementara di tempat lain, guru untuk mata pelajaran tertentu berlebihan.

    “Sehingga yang terjadi sekolah-sekolah di pinggiran, ada mata pelajaran tertentu justru tidak ada gurunya atau sebaliknya ada mata pelajaran lain justru gurunya banyak,” sambung Rusman.

    Rusman mengusulkan agar setiap satuan pendidikan di Kaltim meningkatkan penggunaan sistem dapodik secara maksimal. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi tentang guru di sekolah-sekolah tersebut tercatat dengan rinci dan akurat.

    “Menurut saya, setiap satuan pendidikan harus berkontribusi dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai dengan kondisi nyata, sehingga kami bisa menyusun alokasi guru berdasarkan klasifikasi dan klaster yang tepat,” imbuhnya.

    Kritik Rusman ini menggarisbawahi pentingnya perbaikan dalam pengelolaan data pendidikan di Provinsi Kaltim guna meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan akses yang lebih merata bagi siswa di seluruh wilayah.

    Dapodik DPRD Kaltim PPPK Rusman Yagub
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    AminahNovember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda memastikan akan kembali menggelar demonstrasi di…

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026

    Bazar UMKM Tak Melulu di Pusat Kota, Pemkot Samarinda Bidik Pemerataan Ekonomi

    November 5, 2026

    Pemadaman Listrik Kaltim Ditarget Berakhir Desember, Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional Tak Disetujui

    November 5, 2026
    1 2 3 … 3,429 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.