Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Rusman Ya’qub: Guru Masih Banyak Menumpuk di Kota
    DPRD Kaltim

    Rusman Ya’qub: Guru Masih Banyak Menumpuk di Kota

    Adit MustafaBy Adit MustafaOctober 20, 2023Updated:December 4, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub menyatakan bahwa efisiensi sistem pengisian data pokok pendidikan (dapodik) bagi guru di Provinsi Kaltim masih belum mencapai tingkat yang diharapkan.

    Persoalan muncul saat informasi tentang guru yang berstatus ASN, honorer, dan PPPK dimasukkan ke dalam sistem. Rusman mencatat adanya ketidakseimbangan dalam perbandingan jumlah guru di Kaltim.

    “Secara rasio, sebenarnya sudah mendekati terpenuhi. Namun, permasalahan muncul ketika kita berbicara tentang distribusi guru berdasarkan bidang studi. Di sinilah masalahnya karena banyak guru yang menumpuk di kota,” ungkap Rusman belum lama ini.

    Dampak dari ketidakseimbangan ini adalah beberapa sekolah di daerah pinggiran mengalami kesulitan dalam hal ketersediaan guru untuk mata pelajaran tertentu, sementara di tempat lain, guru untuk mata pelajaran tertentu berlebihan.

    “Sehingga yang terjadi sekolah-sekolah di pinggiran, ada mata pelajaran tertentu justru tidak ada gurunya atau sebaliknya ada mata pelajaran lain justru gurunya banyak,” sambung Rusman.

    Rusman mengusulkan agar setiap satuan pendidikan di Kaltim meningkatkan penggunaan sistem dapodik secara maksimal. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi tentang guru di sekolah-sekolah tersebut tercatat dengan rinci dan akurat.

    “Menurut saya, setiap satuan pendidikan harus berkontribusi dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai dengan kondisi nyata, sehingga kami bisa menyusun alokasi guru berdasarkan klasifikasi dan klaster yang tepat,” imbuhnya.

    Kritik Rusman ini menggarisbawahi pentingnya perbaikan dalam pengelolaan data pendidikan di Provinsi Kaltim guna meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan akses yang lebih merata bagi siswa di seluruh wilayah.

    Dapodik DPRD Kaltim PPPK Rusman Yagub
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    July 18, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    July 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Nur AjijahJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul…

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026
    1 2 3 … 3,240 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.