Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Rusdi : Jumlah Penduduk Bertambah, Samarinda Perlu Tambah Tempat Pemakaman Umun
    DPRD Samarinda

    Rusdi : Jumlah Penduduk Bertambah, Samarinda Perlu Tambah Tempat Pemakaman Umun

    MartinusBy MartinusMaret 2, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Rusdi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bulukumba, Kamis (2/3/2023).

    Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Rusdi menerangkan kunjungan legislator Bulukumba tersebut dalam rangka mencari referensi untuk pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penataan Tempat Pemakaman dan Penyelenggaraan Pemakaman Kabupaten Bulukumba.

    “Jadi sebelum menetapkan perda, mereka melakukan dulu kunjungan kerja untuk mencari referensi,” terang Rusdi kepada wartawan usai kegiatan tersebut.

    Dikatakan Rusdi penataan tempat pemakaman di Kota Samarinda masih diatur oleh Peraturan Wali Kota Samarinda dan sejauh ini berjalan dengan baik.

    Rusdi menilai, peraturan daerah ataupun perwali yang mengatur tentang penataan tempat dan penyelenggaraan pemakaman dapat mendongkak peningkatan pendapatan asli daerah, jika tempat pemakaman itu berada di tanah milik pemerintah daerah.

    “Ini terkait dengan penarikan retribusi daerah pada lahan pemerintah, tetapi kalau cuma pemakaman warga yang tanah dihibahkan oleh tokoh masyarakat ataupun pihak yayasan ya tidak mungkin ada retribusinya,” tutur Rusdi.

    Kendati Kota Samarinda dinilai memiliki penataan tempat dan penyelenggaraan pemakaman yang baik, namun perlu adanya perencenaan persiapan lahan pemakaman baru mengingat jumlah penduduk Kota Samarinda kian hari semakin bertambah.

    “Jumlah penduduk kita lebih besar. Yang menjadi masalah adalah lahan. Tapi mungkin pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan, ataupun mungkin hibah dari yayasan kepada pemerintah daerah. Jadi orang meninggal kita pungut retribusinya saya kira tidak masalah. Artinya sudah wajar karena tanah pemukiman sudah disiapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

    Sambung Rusdi, momentum pertemuan dengan DPRD Kabupaten Bulukumba tersebut adalah momentum untuk saling berbagi dan mengisi kekurangan.

    Sementara Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Penataan Tempat Pemakaman dan Penyelenggaraan Pemakaman Kabupaten Bulukumba DPRD Kabupaten Bulukumba Andi Soraya Widyasari mengatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan penyusunan raperda sebagaimana yang dibahas dalam rapat kerja tersebut. Untuk itu, kata Andi Soraya dipandang perlu untuk mencari referensi atau studi banding di DPRD Kota Samarinda.

    “Jadi kami lakukan kunjungan ke sini karena kami melihat di Samarinda itu pengaturan pemakamannya sangat bagus. Kami sudah lihat gambaran di perwalinya bahwa sudah sangat rapi. Kami juga mau buat seperti itu,” ungkapnya.

    “Samarinda kota yang sangat maju. Mayoritas penduduk juga majemuk, hampir sama dengan kami di Bulukumba. Namun mungkin anggarannya di sini agak lebih besar dua kali lipat malah dari kami. Kalau kami PAD masih Rp1,5 triliun, Samarinda sudah Rp3 triliun lebih,” tambahnya.

    Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara Samarinda dan Bulukumba dalam hal kerja sama di bidang industri maupun bidang lainnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Novan Dorong Pemuda Berdaya Saing, Soroti Penyeragaman Sekolah di Samarinda

    Agustus 17, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.