Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memperkuat perannya sebagai benteng informasi di tengah maraknya hoaks dan disinformasi di era digital.
Saefuddin menilai masyarakat saat ini tidak cukup hanya mendapatkan informasi dengan cepat, tetapi juga harus mampu memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Jangan sampai masyarakat hanya cepat menerima informasi, tetapi tidak kritis terhadap kebenarannya,” tegas Saefuddin saat menghadiri Penyulutan Obor Tri Prasetya dalam rangka Peringatan Hari Radio ke-81 Tahun 2026 di Studio SiKarut RRI Samarinda, Jalan M Yamin, Samarinda, Jumat, 11 September 2026.
Menurutnya, RRI memiliki posisi penting sebagai media publik yang menghadirkan informasi cepat, luas, dan dapat dipercaya. Keberadaan RRI dinilai semakin dibutuhkan karena informasi keliru di ruang digital dapat menyebar dengan cepat.
“RRI sangat mudah diakses dan selalu gercep dalam menyampaikan berbagai kegiatan. Kecepatan ini membuktikan bahwa RRI sangat dekat dengan rakyat,” tuturnya.
Saefuddin mengatakan Pemkot Samarinda memandang RRI bukan sekadar lembaga penyiaran publik, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjembatani komunikasi dengan masyarakat.
Informasi pembangunan dan pelayanan publik, kata dia, dapat disampaikan melalui RRI, mulai dari pendidikan, pertanian, organisasi kemasyarakatan, hingga seni dan kebudayaan.
Karena itu, ia berharap RRI terus memperkuat fungsi edukasi dan literasi masyarakat. Menurutnya, media publik perlu mendorong masyarakat untuk berpikir kritis dan membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima.
Selain menjadi rujukan informasi, Saefuddin juga mendorong RRI menjadi ruang edukasi dan rumah aspirasi masyarakat. RRI diharapkan tidak hanya memberitakan aktivitas pemerintahan, tetapi turut mengangkat kisah inspiratif warga Samarinda agar dikenal lebih luas hingga tingkat nasional.
Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Radio ke-81 Tahun 2026, “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kedaulatan informasi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan Hari Radio ke-81 tersebut turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur Siti Farisyah Yana, Danrem 091/Aji Surya Natakesuma Brigjen TNI Anggara Sitompul, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, Sekretaris Diskominfo Samarinda Suparmin, serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Tejo Sutarnoto dan Sudarman.

