Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»Ribuan Hektare Sawah di Lamongan dan Gresik Terancam Gagal Panen
    Lainnya

    Ribuan Hektare Sawah di Lamongan dan Gresik Terancam Gagal Panen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 14, 2024Updated:Januari 14, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,lamongan– Ribuan hektare sawah di sekitar Kabupaten Lamongan dan Gresik terancam gagal panen.

    Areal persawahan mereka tampak mulai mengering karena hujan tak kunjung datang. Tanah di lahan sawah mereka tampak mulai mengering.

    “Sudah lebih sebulan tidak ada hujan,” kata Pardi, petani di Desa Banjaran, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (13/1/2024).

    Bukan hanya Pardi, kegelisahan juga ditunjukkan para petani lainnya, Ladi.

    “Ada hujan, tapi hujan tipis-tipis saja. Tidak sampai mengairi persawahan kami,” keluh Ladi.

    Pardi dan Ladi khawatir jika hujan yang mereka harapkan tak kunjung datang, maka kemungkinan besar padi tidak akan tumbuh secara sehat dan menghasilkan.

    Gagal panen pun mengancam sebagian besar pertanian dua kabupaten di Jawa Timur itu karena saluran irigasi secara umum lebih dulu mengering.

    “Ini kalau tumbuhnya normal airnya cukup, seharusnya sudah setinggi lutut dan gemuk. Tapi ini masih gak tinggi-tinggi,” ungkap Pardi.

    Lebih menyedihkan lagi karena sumber-sumber air di tempat mereka lebih dulu mengering, sementara belum ada solusi lain dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan ini.

    “Dulu kami mengandalkan logo (telogo/telaga). Tapi sekarang semua kering,” keluh Muah, petani lainnya di Desa Gridi, Kecamatan Balong Panggang, Kabupaten Gresik.

    Tahun 2022 lalu produksi beras Lamongan mencapai 920 ribu ton dan Gresik 410 ribu ton.

    Petani berharap hujan segera turun agar panen bisa dilakukan sebulan atau dua bulan ke depan. Gagal panen berpeluang menyebabkan harga beras akan semakin meroket.

    Gagal Panen Gersik Lamongan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    The Founding of YouTube A Short History

    Juli 14, 2026

    Elementor #81471

    Juli 2, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    Mei 1, 2026

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    Februari 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Nur AjijahAgustus 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda sekaligus Ketua Fraksi PKS Arif Kurniawan…

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,290 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.