Insitekaltim, Samarinda – Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pengelolaan keuangan daerah, yang digelar bersama 10 kepala daerah se-Kalimantan Timur (Kaltim)di Ruang Ruhuy Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 3 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama seluruh kepala daerah kabupaten dan kota berencana, menemui Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk membahas kondisi fiskal daerah dan kebijakan transfer ke daerah (TKD).
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan, pertemuan tersebut merupakan aspirasi bersama para kepala daerah yang menginginkan adanya koordinasi langsung. Dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan.
“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah dan sekda se-Kaltim terkait pengelolaan keuangan daerah, khususnya mengenai kebijakan fiskal,” ujarnya usai rapat.
Menurut Rudy, seluruh kepala daerah sepakat untuk menjalin komunikasi langsung dengan Kementerian Keuangan. Guna membahas berbagai persoalan fiskal, yang dihadapi pemerintah daerah.
“Insyaallah kami akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia,” katanya.
Ia memastikan, pertemuan tersebut akan diikuti secara bersama-sama oleh seluruh kepala daerah di Kaltim. Meski belum menentukan jadwal pasti, Rudy menyebut, agenda tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Insyaallah nanti kita berangkat bersama-sama. Secepatnya, nanti akan kami kabarkan,” ujarnya.
Selain membahas kondisi fiskal daerah, Pemprov Kaltim juga, menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait kemungkinan adanya tambahan alokasi dana transfer ke daerah.
Rudy mengungkapkan, pemerintah memperoleh informasi awal bahwa Kementerian Keuangan tengah menyiapkan tambahan dana transfer bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
“Kita tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dan mudah-mudahan itu bisa direalisasikan tahun ini,” pungkasnya.

