Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»RDP Komisi IV dengan DKK, Bahas Perencanaan Penyimpanan Vaksin
    Lainnya

    RDP Komisi IV dengan DKK, Bahas Perencanaan Penyimpanan Vaksin

    AdminBy AdminJanuari 13, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Asih – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Balikpapan – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membahas sejauh mana pelaksanaan pemberian vaksin.

    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Subari mengatakan direncanakan pemberian vaksin akan dimulai pada Februari ini dengan terlebih dahulu diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes).

    “Kami minta DKK mempersiapkan sebaik mungkin dan selalu dikomunikasikan jika ada kesulitan dalam pelaksanaannya dengan DPRD,” ujar Subari kepada awak media, Rabu (13/1/2021).

    Dikatakan Subari DKK juga diminta untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait vaksinasi, termasuk efek yang terjadi dalam pemberian vaksin.

    “Kalau bicara soal halal, kan jelas sudah ada rekomendasi dari MUI. Yang jadi persoalan terkait efeknya. Inilah yang harus terus disosialisasikan ke masyarakat agar mau ikut terlibat dalam vaksinisasi,” ucapnya.

    Ditanya terkait kesiapan DKK dalam penyimpanan vaksin di Balikpapan, jika vaksin sudah dikirim ke Balikpapan sudah ada tempat yang akan digunakan untuk penyimpanan dan planing lain jika tempat tersebut tidak cukup menampung vaksin.

    Sementara itu Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, persiapan vaksinasi Covid-19 di Balikpapan sudah dilakukan oleh DKK mulai dari mempersiapkan tenaga vaksinator yang berjumlah 117 orang.

    Mereka terlatih melaksanakan workshop dan jumlahnya akan bertambah karena masih ada agenda workshop yang akan dilakukan lagi dalam waktu dekat.

    “Semakin banyak tenaga vaksinator ini malah semakin baik untuk mengurangi beban tenaga vaksinator lainnya,” ucap Andi Sri Juliarty .

    Untuk tempat pemberian vaksin dikatakannya sudah disiapkan 47 tempat diantaranya di puskesmas, klinik dan rumah sakit yang sudah ditinjau dan memenuhi syarat.

    “Kami lihat dulu tempatnya, karena pelaksanaannya butuh ruang yang besar contohnya seperti TPS pada pemilu ada beberapa meja yang dipersiapkan untuk registrasi dan data,” jelasnya.

    “Kemudian harus ada akses internet, karena semua sistem data langsung input ke aplikasi di BPJS,” sambungnya.

    Sedangkan untuk tempat penampungan vaksin, DKK memiliki fasilitas instalasi farmasi kota. Di sana ada tempat penyimpanan yang mampu menampung 5400 dosis vaksin.

    “Tapi kalau lebih dari itu, kami sudah siapkan plan B dengan memohon kerja sama dengan perusahan farmasi yang memang biasa mendistribusikan vaksin di Balikpapan,” katanya.

    Begitu pun dengan ketersediaan listrik juga diharapkan bisa mendukung karena penyimpanan vaksin butuh pengaturan suhu yang sesuai, sehingga diharapkan ketersedian genset juga harus diperhatikan.

    Terkait pemberian vaksin, ibu yang biasa disapa Dio ini mengaku untuk Balikpapan masuk tahap satu, tapi termin dua yang rencananya bulan Februari baru dilakukan dengan terlebih dahulu diberikan kepada 5.759 tenaga kesehatan.

    “Vaksin kita di bulan Februari, tapi untuk alat pelindung diri pemberian vaksin sudah kami terima,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    Mei 1, 2026

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    Februari 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    Februari 16, 2026

    Pemprov Kaltim Izinkan Tongkang Melintas di Sungai Mahakam dengan Pengawalan Eskort

    Januari 28, 2026

    Gubernur Khofifah Dorong RSNU Pasuruan Perluas Layanan Kesehatan yang Inklusif

    Januari 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.