Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Raperda Pertanggungjawaban APBD Kutim Tahun 2021 Disetujui
    Advertorial

    Raperda Pertanggungjawaban APBD Kutim Tahun 2021 Disetujui

    SeliBy SeliJuli 14, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun Anggaran (TA) 2021 di setujui DPRD Kutim.

    Raperda tersebut disampaikan langsung Ketua Pansus, Sayid Anjas dari fraksi Golkar dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kutim, Kamis (14/7/2022).

    Ia menjelaskan, Raperda ini didasari dari Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pertanggungjawaban keuangan baik dari realisasi anggaran laporan perubahan saldo anggaran lebih hingga neraca.

    Adapun struktur APBD tahun 2021 adalah sebagai berikut, pendapatan Rp 3,1 triliun, belanja Rp 2,8 triliun, surplus 270 miliar, penerimaan Rp 271 miliar, pengeluaran Rp 5 miliar serta pembelian netto Rp 266 miliar.

    “Pada awal tahun 2021 APBD ditetapkan Rp 2,9 triliun namun mengalami kenaikan Rp 153 miliar sehingga APBD tahun 2021 menjadi Rp 3,1 triliun,” ujarnya.

    Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa di tahun 2021 terdapat empat temuan LHP oleh BPK RI terkait pengelolaan keuangan daerah.

    Pertama ditemukan kelebihan pembayaran gaji, tunjangan pegawai dan pensiun sebesar Rp 389 juta, dan potensi kelebihan bayar Rp 122 juta.

    “Oleh sebab itu kelebihan pembayaran harus di kembalikan ke kas daerah,” tuturnya

    Kedua pelaksanaan realisasi belanja melalui mekanisme pengadaan langsung pada Pemkab Kutim belum memadai.

    “Karena diharapkan sebelum melakukan belanja harus terlebih dahulu menyusun kegiatan yang sejenis sebelum mengadakan proses barang dan jasa,” ujarnya.

    Ketiga kekurangan volume terkait belanja modal jaringan irigasi baik di Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan dan Kawasan pemukiman sebesar Rp 990 juta.

    “Diminta Dinas PU yang mempertanggung dan mengembalikan pembayaran 771 juta dan Dinas Perkim sebesar Rp 218 juta untuk dikembalikan ke kas daerah,” ungkapnya.

    Sementara itu terkait temuan permasalahan tanah lahan, diharapkan pemerintah segera melakukan inventarisasi utang tanah dengan melakukan penelusuran dokumen-dokumennya.

    Kendati demikian, secara umum pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

    “Namun pemerintah daerah disarankan mengoptimalkan APBD sesuai dengan jenis dan peruntukan,” tandasnya

    APBD 2021 Bupati Ardiansyah Fraksi Golkar Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan

    Juni 22, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    Juni 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Nur AjijahJuni 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tidak ada unsur kesengajaan, keterlambatan kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur…

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026
    1 2 3 … 3,163 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.