Insitekaltim, Samarinda – Persatuan Sepakbola Biak dan Sekitarnya (PSBS Biak) menghadapi laga tandang dengan persiapan yang tidak ideal setelah menjalani perjalanan panjang akibat kendala logistik, khususnya dalam penerbangan.
Kepala Pelatih PSBS Biak Marian Mihail, mengungkapkan, timnya harus menempuh rute perjalanan yang cukup melelahkan sebelum tiba di Samarinda.
“Perjalanan sangat sulit untuk persiapan. Seharusnya dari Bali langsung ke sini (Samarinda), tapi karena masalah penerbangan kami harus kembali ke Jogjakarta, lalu ke Jakarta, baru ke Samarinda,” ujarnya saat konferensi pers bersama para wartawan, Jumat 10 April 2026.
Meski demikian ia berharap kondisi tim dapat segera pulih agar mampu tampil maksimal dalam pertandingan.
“Kami berharap besok anak-anak bisa memberikan hasil yang bagus dan bermain sesuai dengan keinginan kami,” tambahnya.
Senada dengan itu, Pemain PSBS Biak Yano Putra menegaskan, kondisi perjalanan panjang tidak akan menjadi alasan bagi tim untuk tampil di bawah performa.
“Kami datang dengan perjalanan yang tidak mudah, tapi itu bukan halangan. Tujuan kami tetap untuk mendapatkan poin,” katanya.
Ia menyebut para pemain membutuhkan waktu istirahat yang cukup sebelum pertandingan agar bisa tampil optimal.
“Kami sudah melakukan perjalanan panjang, jadi kami butuh istirahat. Tapi kami siap dan akan bermain sesuai arahan pelatih,” jelasnya.
Terkait kondisi tim yang berada di papan bawah klasemen, Marian Mihail mengakui situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam membangun motivasi pemain.
“Memang sulit memotivasi tim yang berada di posisi bawah, apalagi melawan tim dengan peringkat lebih tinggi. Tapi dalam sepak bola, apapun bisa terjadi,” ujarnya.
Ia menilai tim lawan memiliki keunggulan, terutama saat bermain di kandang dengan dukungan suporter. Namun hal tersebut tidak menyurutkan tekad timnya untuk memberikan perlawanan.
“Kami akan melakukan semuanya untuk bermain baik dan menunjukkan bahwa kami juga bisa melawan mereka,” tegasnya.
Sementara itu Yano Putra menambahkan bahwa tim tidak hanya fokus pada satu atau dua pemain lawan, melainkan akan bermain sebagai satu kesatuan tim.
“Di pertandingan kita bukan hanya menjaga satu dua pemain, tapi seluruh tim. Semua pemain lawan penting untuk diantisipasi,” katanya.
Dalam laga ini PSBS Biak membawa 17 pemain yang siap diturunkan. Meski dengan keterbatasan, tim tetap optimistis dapat melupakan hasil pertandingan sebelumnya dan tampil lebih baik.
“Kami ingin melupakan pertandingan sebelumnya dan fokus ke laga ini untuk mendapatkan hasil positif,” pungkas Marian Mihail.

