Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Plasma Sawit dan Tambang Bermasalah, DPRD Kubar Minta Dukungan DPRD Kaltim
    DPRD Kaltim

    Plasma Sawit dan Tambang Bermasalah, DPRD Kubar Minta Dukungan DPRD Kaltim

    SittiBy SittiAgustus 21, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Immanuel menerima kunjungan kerja Tim II DPRD Kutai Barat di Gedung DPRD Kaltim, Kamis 21 Agustus 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Kamis 21 Agustus 2025. Agenda kunjungan ini fokus membahas persoalan plasma sawit yang tak berjalan sesuai ketentuan serta masalah tambang, khususnya jalan hauling yang dinilai membahayakan masyarakat.

    Teks: Suasana audiensi DPRD Kutai Barat bersama DPRD Kaltim membahas persoalan plasma sawit dan tambang di Kubar.

    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Immanuel menerima langsung rombongan Tim II DPRD Kubar yang terdiri dari 30 orang anggota pansus sawit dan pansus tambang. Ia menuturkan, kedatangan mereka tidak hanya sebagai bagian fungsi pengawasan, tetapi juga untuk mencari dukungan kelembagaan agar penyelesaian persoalan di daerah bisa lebih cepat.

    “Di Kubar, persoalan sawit ini banyak perusahaan yang tidak komitmen terhadap kewajiban plasma 20 persen. Selain itu, ada kisruh soal ganti rugi lahan. Masyarakat mengaku dirugikan karena lahan yang mereka miliki masuk izin perusahaan, sementara patok sawit, bahkan sampai ke tengah kampung,” ujar Ekti usai menerima rombongan.

    Selain plasma, Pansus Tambang DPRD Kubar juga menyoroti persoalan keselamatan jalan hauling yang melintas di wilayah mereka. Minimnya pengawasan menyebabkan jalur tambang rawan kecelakaan lalu lintas.

    “Beberapa kali terjadi insiden di jalan kabupaten akibat hauling tambang yang tidak ada pos penjagaan. Ini persoalan serius yang mereka sampaikan kepada kita di provinsi,” tambah politisi Gerindra itu.

    Menurutnya, keberadaan pansus sawit dan tambang DPRD Kubar merupakan langkah tepat dalam mengawal aspirasi masyarakat. Namun, hasil kerja pansus itu perlu ditindaklanjuti secara menyeluruh sebelum diparipurnakan agar solusi yang dihasilkan betul-betul tuntas.

    “Saya sangat setuju dengan adanya pansus sawit dan tambang di Kubar. Selama prosesnya dijalankan dengan baik, hasilnya bisa jadi rekomendasi yang kuat, dan kami di provinsi siap mengawal,” tegasnya.

    Ekti juga menilai kunjungan DPRD Kubar bukan hanya membahas substansi masalah, tetapi juga mempererat hubungan kelembagaan. Terlebih dirinya merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

    “Pertemuan seperti ini saya rindukan, karena sekaligus jadi ajang silaturahmi. Apa yang mereka sampaikan akan kami teruskan ke pemerintah provinsi dan gubernur agar ada tindak lanjut nyata,” jelasnya.

    Kunjungan kerja Tim II DPRD Kubar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam mengatasi masalah klasik plasma sawit dan tambang. Pasalnya, kedua isu tersebut selama ini menjadi sumber konflik berkepanjangan yang merugikan masyarakat.

    “Tujuan akhirnya tentu kesejahteraan masyarakat Kubar. Plasma sawit harus berjalan, lahan masyarakat jangan dirugikan, dan tambang juga harus taat aturan agar tidak membahayakan warga,” pungkas Ekti.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.