Insitekaltim, Samarinda – Keberhasilan program pembangunan di tingkat masyarakat membutuhkan koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang terus didorong Pemerintah Kota Samarinda agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran program tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Pembangunan Kecamatan Samarinda Kota, Mu’Tazam, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Probebaya Triwulan III Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Klinik Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda.
Dalam kesempatan itu, Mu’Tazam menyampaikan bahwa koordinasi menjadi aspek penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Rapat koordinasi ini menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komunikasi antarpihak. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan Probebaya diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” Ungkapnya. Selasa, 3 November 2026.
Ia menilai, pelaksanaan Probebaya memerlukan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus bagian dari pelaksanaan program.
Menurut Mu’Tazam, sinergi tersebut diperlukan agar setiap tahapan kegiatan dapat terlaksana secara optimal, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Dengan demikian, berbagai kendala yang berpotensi muncul dapat dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Program Probebaya membutuhkan kerja sama dan komitmen bersama. Setiap unsur perlu menjalankan perannya masing-masing agar pelaksanaan kegiatan tetap terarah, tertib administrasi, dan sesuai dengan tujuan program,” Ucapnya.
Rakor pelaksanaan Probebaya Triwulan III Tahun 2026 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap kualitas pelaksanaan program di wilayah.
Evaluasi dan koordinasi secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.
Mu’Tazam berharap, melalui koordinasi yang terus terjalin, pelaksanaan Probebaya dapat semakin optimal dan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap hasil koordinasi ini dapat menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan program ke depan. Yang terpenting, Probebaya dapat dijalankan secara bertanggung jawab, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

